Suara.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya), anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI, mengungkapkan perbedaan segmen bisnisnya dengan perusahaan induk.
Vice President Information Technology Bank Raya M. Fahry mengatakan Bank Raya berfokus terhadap layanan perbankan digital untuk mendukung finansial, serta segmen mikro dan kecil di Indonesia.
Lebih lanjut, Bank Raya menyasar target layanan bank yang tidak disentuh oleh bank induknya.
“Ditanya mirip nggak dengan BRI sebenarnya mirip, cuma fokus kami adalah mengambil layanan bank yang memang nggak dimakan sama BRI,” kata Fahry dalam acara Growth Summit 2024 yang diselenggarakan Infobank Digital bersama Moengage di Jakarta, Kamis lalu.
Fahry menjelaskan salah satu layanan tersebut, yakni Bank Raya membantu agen-agen BRILink di seluruh pelosok Indonesia dalam memenuhi likuiditasnya.
“Likuiditas dari sisi uang pegangan dia yang bener-bener dipegang cash pada saat itu, mereka punya cash banyak di kantongnya dia tapi di ATM-nya dia dikit,” kata Fahry.
“Misalnya atau paling gampangnya saya ke agen BRILink saya mau transfer anak saya Rp5 juta, dia pegang uang Rp10 juta tapi harus ke bank untuk menabung untuk biaya kirim ke sana. Kami punya layanan, jadi kami integrate ke BRILink tadi kami kasih pinjaman. Di situlah kami masuk untuk bantu mereka likuiditas di ATM-nya di rekeningnya masih bisa,” lanjutnya.
Sebagai informasi, hingga kuartal II 2024, Bank Raya melalui produk pinjaman digitalnya, Pinang Dana Talangan telah menyalurkan Rp7,2 triliun kepada sekira 33 ribu agen BRILink dan Pegadaian. Realisasi pinjaman produk Pinang Dana Talangan ini tumbuh 58,9 persen year on year (yoy).
Baca Juga: Dua Desa Lampung Raih Prestasi di Program Desa BRILiaN, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
BRI Konsisten Perkuat Operasional Perbankan Hijau dan Tekan Emisi Karbon
-
Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Modus Phishing Tiru Web Asli, BRI Perketat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
Sentuhan Digital BRI dan AgenBRILink Ubah Lanskap Ekonomi Desa Manemeng
-
Semangat 'Marenta Barmak', Kunci Sukses Desa Manemeng Bersama BRI
-
KPR Subsidi BRI Tembus Rp16,38 T via Program FLPP, Bantu Masyarakat Dapatkan Rumah Impian
-
Peran Krusial BRI dalam Menggerakkan Ekosistem Kampus UIN Alauddin
-
Strategi Inni Dawet Tembus Pasar Lintas Generasi Bersama BRI