Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendukung Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Papua dalam menggalakkan budaya menabung di kalangan siswa, sebagai bagian dari Gerakan Menabung Indonesia (GMI) pada tahun 2024.
"Gerakan Indonesia menabung merupakan langkah strategis dalam literasi keuangan di lingkungan pendidikan," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, di Biak pada Kamis lalu.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama gerakan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemandirian generasi muda dalam bidang finansial. Dinas Pendidikan terus mendorong budaya menabung di kalangan siswa Biak Numfor, karena literasi keuangan melalui kebiasaan menabung sejak dini akan membantu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan.
"Budaya menabung melalui program Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang disediakan berbagai bank pemerintah dan swasta," sebutnya, dikutip dari Antara.
Ia berharap, para pelajar di wilayahnya jadi tertarik dengan gerakan Indonesia menabung.
Kamaruddin optimistis dan percaya dengan kebiasaan sejak kecil menabung dapat menjadikan kebanggaan orang tua dan sekolah.
"Kami terus mengajak satuan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran siswa siswi di sekolah menabung," pungkasnya.
Beberapa perbankan Biak Numfor yang menyediakan tabungan junior di antaranya BRI,BNI, dan Bank Papua serta beberapa perbankan swasta lainnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Promo Spesial SOGO Long Weekend dari BRI, Cek Tanggalnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan