Suara.com - Komando Distrik Militer (Kodim) 0823/Situbondo, Jawa Timur, bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membangun sumur bor yang bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.
Komandan Kodim 0823/Situbondo, Letkol Inf Alexander AB, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor di Dusun Koner, Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0823 dan BRI Cabang Situbondo melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
"Proyek pembangunan sumur bor ini telah direncanakan sejak empat bulan lalu dan sejalan dengan Program Manunggal Air Bersih yang diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD)," ungkapnya setelah meluncurkan proyek tersebut kepada wartawan di Situbondo pada hari Jumat.
Selain untuk menyediakan air bersih bagi warga desa, Dandim Alexander menambahkan bahwa sumur bor ini juga akan mendukung kebutuhan pertanian di Desa Ketowan.
"Dengan program ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari air bersih, terutama pada musim kemarau. Sumur bor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pertanian warga Desa Ketowan," jelasnya.
Di sisi lain, Pimpinan BRI Cabang Situbondo, Nanang Sumbara, menyatakan bahwa BRI ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui Program CSR-nya. "Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0823 bersama Pimpinan BRI Cabang Situbondo juga memberikan bantuan paket sembako kepada warga setempat sebagai wujud kepedulian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik