Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah (Puslitdesbangda) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melanjutkan program New Desa BRILiaN 2024.
Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kementerian Desa, Muhammad Asnawi Sabil, mengungkapkan bahwa peluncuran batch ketiga program ini telah dilakukan beberapa waktu lalu di Solo, Jawa Tengah.
"Kementerian Desa, khususnya Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Inovasi Desa, merasa sangat terbantu dengan komitmen BRI melalui Program Desa BRILiaN yang telah berjalan," ujarnya, dikutip pada Rabu (6/11/2024).
Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan desa, dari yang tertinggal menjadi mandiri. Batch ketiga merupakan yang terakhir untuk penyelenggaraan New Desa BRILiaN 2024, di mana batch pertama berlangsung dari April hingga Juni, batch kedua dari Juni hingga Agustus, dan batch ketiga dari Agustus hingga Oktober. Lebih dari 1.000 desa di seluruh Indonesia telah berpartisipasi dalam program ini.
Muhammad Candra Utama, Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Micro BRI, menyatakan bahwa program ini merupakan bukti nyata komitmen BRI untuk meningkatkan ekonomi dan nilai sosial bagi masyarakat. "Kami berharap keberhasilan program ini dapat menginspirasi desa-desa di Indonesia untuk berkembang lebih baik," katanya.
Sebagai puncak dari program Desa BRILiaN tahun 2024, akan diadakan acara penghargaan Nugraha Karya Desa BRILiaN yang direncanakan pada tahun 2025. Di Jawa Tengah, beberapa desa yang terpilih sebagai 40 Desa Terbaik New Desa BRILiaN Batch 3 antara lain Desa Domiyang di Kabupaten Pekalongan dan Desa Kedawung di Kabupaten Sragen.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi desa tetapi juga pada penguatan kelembagaan dan inovasi. BRI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan desa melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Belanja Skincare Hemat di Guardian? Pakai Promo BRI Ini Dapat Cashback 25 Ribu!
-
Hasto: Perjuangan PDIP Seperti Akar Rumput, Dibakar Pun Akan Kembali Tumbuh
-
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Pimpin Sementara BI
-
Eksfoliasi Dulu atau Cuci Muka Dulu? Hati-hati, Salah Urutan Bisa Bikin Kulit Rusak!
-
Review Serial Musafir Cafe: Balada Cinta, Ambisi Karier, serta Pengorbanan
-
BGN Tutup 833 Dapur MBG, Tak Dapat Bayaran
-
Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!