1. Segera blokir kartu melalui:
- Aplikasi BRImo (Menu Kartu Saya > Blokir Kartu)
- Call center 14017 (24 jam)
- Kantor cabang terdekat
2. Laporkan ke pihak berwajib dengan membawa:
- Bukti transaksi terakhir
- Foto lokasi kejadian
- Kronologi kejadian
3. Monitor mutasi rekening secara berkala
Panduan Lengkap Transaksi Aman
Untuk perlindungan maksimal, nasabah disarankan:
1. Gunakan ATM di lokasi ramai dan terawasi CCTV
2. Aktifkan fitur notifikasi transaksi
3. Rutin mengganti PIN tiap 3 bulan
4. Gunakan mobile banking untuk transaksi kecil
5. Segera hubungi bank jika kartu hilang/terjebak
Dengan kewaspadaan dan pemahaman yang baik tentang modus card trapping, nasabah dapat melakukan transaksi dengan lebih aman. BRI berkomitmen terus melindungi aset nasabah melalui inovasi sistem keamanan dan edukasi berkelanjutan.
Jika menemukan kejanggalan di ATM BRI, segera laporkan melalui:
- Call Center 14017
- Aplikasi BRImo (Menu Laporan)
- Email: sabrina@bri.co.id
- Kantor cabang BRI terdekat
Agar saldoaman, ada hal-hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir bahaya card trapping. Langkah antisipatif terpenting adalah dengan memperhatikan kondisi mesin ATM sebelum digunakan.
Nasabah perlu memperhatikan kondisi mesin ATM, sebelum bertransaksi. Apabila terdapat hal yang tidak biasa seperti terdapat benda asing pada slot kartu ATM, nasabah hendaknya tidak melanjutkan bertransaksi, dan melaporkan hal tersebut melalui call center bank.
Solusi pengamanan kartu tertelan, saat ini BRI sudah mengembangkan mekanisme blokir kartu otomatis ketika tertelan. Tapi seharusnya ketika kartu tertelan nasabah secepatnya melakukan blokir kartu agar tidak disalahgunakan. Bisa lewat BRImo, UKO terdekat, atau call center.
Anda juga sebaiknya tidak panik saat kartu ATM tidak dapat masuk kedalam mesin ATM. Apabila terdapat seseorang yang menawarkan bantuan, sebaiknya kamu tidak perlu melanjutkan transaksi.
Dengan kerjasama antara kewaspadaan nasabah dan sistem keamanan bank, kita bersama bisa memutus mata rantai kejahatan perbankan.