Suara.com - Informasi mengenai layanan dan produk perbankan BRI bisa diakses melalui website resmi. Link resmi BRI adalah https://bri.co.id/ Jangan sampai tertipu website palsu atau mengakses website – website tidak resmi.
Kenali sejumlah modus penipuan mengatasnamakan BRI untuk kemanan para nasabah. Berikut beberapa di antaranya.
1. Mengirimkan Informasi Palsu
Modus penipuan mengatasnamakan BRI masih marak bermunculan. Penipu bertindak mengatasnamakan BRI dengan mengunggah serta mengirimkan informasi palsu. Waspada dengan beredarnya informasi HOAX terkait pembaharuan layanan dan perubahan tarif dan penagihan BRI. Selalu jaga kerahasian data pribadi untuk terhindar dari kejahatan perbankan.
BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati – hati serta tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.
2. Informasi Perubahan Tarif Transfer
Jangan sampai kamu menjadi korban pernipuan dengan modus perubahan tarif transfer maupun modus-modus lainnya. Pastikan informasi yang kamu terima hanya bersumber dari Contact BRI Resmi memiliki centang hijau. Selain itu jangan pernah memberikan informasi rahasia kepada siapapun!
3. Akun Medsos Palsu
Maraknya kasus penipuan di media sosial yang mengatasnamakan BRI seringkali membuat kita waswas. Modus yang digunakan beragam, seperti menawarkan menjadi Nasabah Prioritas, menawarkan bantuan atau perubahan tarif jasa Bank.
Baca Juga: BRI Kontribusi Ketersediaan Kebutuhan Darah PMI Sumatera Selatan
4. Manipulasi Psikologis
Berbagai modus penipuan yang ditujukan kepada nasabah perbankan masih marak terjadi. Salah satu modus penipuan saat ini diantaranya melalui manipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data transaksi perbankan korban. Media yang digunakan pelaku untuk mendekati korban pun beragam, mulai dari telepon, SMS, aplikasi chat, e-mail, media sosial, dan lainnya.
Gaet Vidi Aldiano, BRI Edukasi Masyarakat Hindari Modus Penipuan Lewat Lagu
Berbagai modus penipuan yang ditujukan kepada nasabah perbankan masih marak terjadi. Salah satu modus penipuan saat ini diantaranya melalui manipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data transaksi perbankan korban. Media yang digunakan pelaku untuk mendekati korban pun beragam, mulai dari telepon, SMS, aplikasi chat, e-mail, media sosial, dan lainnya.
Untuk menghindari berbagai modus penipuan tersebut, BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat, baru saja merilis campaign edukasi digital dengan judul “Waspada dan Kenali Modus Palsu #BilangAjaGak”. Campaign ini berisi kampanye sosial BRI yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indmonesia tentang berbagai modus-modus penipuan online perbankan yang kian marak.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa BRI sebagai bank yang concern terhadap segala jenis kejahatan perbankan, terus mengedukasi nasabahnya melalui berbagai kanal, baik media konvensional maupun media sosial. “Melalui campaign ini, diharapkan awareness dan kewaspadaan masyarakat semakin meningkat, terutama dalam mengenali modus dan praktik penipuan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bakal Ada Wasit Asing Ngawal Pertandingan Rawan di 7 Laga Sisa BRI Liga 1
-
Pemberdayaan BRI Bawa Pengusaha UMKM Aksesoris Fashion Tembus Pasar Internasional
-
Pinjaman Non-KUR BRI, Cek Simulasi dan Syarat Cicilan Rp100 Juta Tenor Hingga 60 Bulan
-
BRI Peduli Serahkan Ambulance ke Polda Bengkulu untuk Dukung Pelayanan Masyarakat
-
BRI Kontribusi Ketersediaan Kebutuhan Darah PMI Sumatera Selatan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement