SuaraCianjur.id - Buntut dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang, 1 Oktober silam, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Seperti diketahui, pencopotan Firli tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST 20 98 X KEP 2022. Ferli dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.
Ferli kemudian digantikan oleh AKBP Putu Kholis Arya yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya.
Keputusan itu mendapat reaksi dari salah satu pentolan suporter PSIS Semarang Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng.
Pencopotan Ferli Hidayat itu rupanya disesalkan Wareng.
Lewat akun instagramnya, Wareng tak sungkan memuji Ferli Hidayat sebagai sosok Kaporles terbaik yang dia temui.
"Salah satu Kaporles terbaik menurut saya, dua kali ke Malang suporter Semarang dikawal dari sampai perbatasan Jatim-Jateng," kata Kepareng Wareng.
"Dan tidak ada arahan dari beliau untuk bertindak berlebihan di stadion, walau pun akhirnya beliau dicopot, tapi saya pribadi salut sama beliau," tandasnya.
Pernyataan Kepareng Wareng itu rupanya dibenarkan oleh warganet di kolom komentar. Banyak juga dari mereka menganggap Firli Hidayat sosok yang baik pada suporter.
Baca Juga: UGM Kembali Diterpa Kasus Kekerasan Seksual, Terduga Pelaku Merupakan Mahasiswa HI
"The real of mengorbankan pangkat demi anak buah, bukan mengorbankan anak buah demi pangkat. Dia yang berbuat baik, justru dia yang menanggung akibat," ucap akun @farizal**.
"Kaporles kebanggaan arek-arek Malang tapi dicopot. Sedangkan kapolda e adem anyem aman jabatan," heran akun @fandia**.
"Bener pak @kepareng_wareng pak Firli nggak salah, dia polisi baik yang dekat dengan suporter bola. Tragedi ini karena banyaknya aparat luar daerah Malang yang belum pernah pengamanan di Kanjuruhan jadi salah paham," imbuh akun @_b0y**.
"Ayo pak Firli speak up, jangan mau jadi kambing hitam pak," ungkap akun @abdikal.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?