/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:00 WIB
Foto kolase Dokter Boyke (YouTube/TRANS TV Official) (Foto Ilustrasi / Tangkapan Layar)

SuaraCianjur.id- Perseteruan yang terjadi dalam ruamh tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora akibat perselingkuhan hingga berujung dugaan KDR, menjadi sorotan masyarakat.

Bahan bukan dugaan perselingkuhan tidak hanya terjadi pada rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar saja. Publik juga sempat dikejutkan dengan kabar Ayu Dewi dan Regi Datau hingga Reza Arap dan Wendy Walters.

Isu perselingkuhan tersebut ramai dibicarakan masyarakat. Hal ini juga membuat seorang paka Seksolog yang dikenal dengan nama dr. Boyke Nugraha turut memberikan komentar soal perselingkuhan,

Menurutnya, perselingkuhan terjadi akibat beberapa faktor, dan hal itu terjadi karena kesalahan bersama.

"Jadi kalau misalnya ada perselingkuhan ya salah dua-duanya," terang dr.Boyke di Jakarta Timur, Rabu (12/10/2022).

Penyebab terjadinya perselingkuhan berasal dari adanya ketidaknyamanan anara pasangan suami dan istri. Dengan kondiis dan situasi seperti itu, maka muncul sosok orang ketiga.

Maka dari itu untuk menghindari hal ini, masing-masing pasangan ahrus melakuakn intropeksi diri.

"Kasus perselingkuhan itu terjadi kalau ada salah satu orang dari pasangan, mengalami ketidaknyamanan," jelas dr.Boyke.

Bukan itu saja, faktor selingkuh juga bisa disebabkan karena kurangnya komunikasi diantara masing-masing.

Baca Juga: Anak Jokowi Kasih Meme Soal Gas Air Mata Tidak Mematikan

"Berbagai macam penyebab perselingkuhan itu biasanya faktor komunikasi itu 55 persen," jelasnya.

Termasuk dalam hubungan seks pasutri. Termasuk dalam penampilan, karena hal ini bisa menjadi penyebab pasangan bermain serong.

Makanya bagi pasangan suami istri, sangat ditekankan untuk menjalin komunikasi dan bermesraan, supaya bisa menjalin hubungan yang lebih nyaman.

"Faktor kedua adalah masalah penampilan dan seks. Jadi penampilan juga mesti di jaga. bukan penampilan mesra-mesra di depan, tapi di luar panggung publik juga harus baik," ungka dr.Boyke.

Seharusnya kenyamanan itu diciptakan terhadap pasangan masing-masing. Jangan sampai kenyamanan terjadi terhadap orang lain.

"Jadi buatlah nyaman istri dan suami anda, sehingga ia tidak pergi mencari kenyamanan yang lain," jelas dia.

Load More