/
Kamis, 13 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Brigadir J (Bandung.suara.com)

SuaraCianjur.id - Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabara alias Brigadir J, disebut-sebut meraba paha hingga kemaluannya istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kabar itu, merupakan pengakuan dari mantan anak buah Ferdy Sambo, Benny Ali eks Karoprovost. Adapun pengakuan Benny Ali ini, tertuang dalam berkas dakwaan Hendra Kurniawan selaku tersangka obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

"Putri Candrawathi menceritakan kepada Benny Ali benar telah terjadi pelecehan tehadap diri Putri Candrawathi di saat sedang beristirahat di dalam kamarnya, di mana sewaktu kejadian Putri Candrawathi juga menggunakan baju tidur celana pendek," bunyi petikan dalam berkas dakwaan Hendra.

Saat dugaan pelecehan itu, Putri Chandrawathi diketahui tengah tertidur. Putri terkaget dan berteriak. Disitu Brigadir J disebut menodongkan senjata apinya ke Putri Candrawathi sambil mencekik leher.

"Telah terjadi pelecehan tehadap diri Putri Candrawathi di saat sedang beristirahat di dalam kamarnya, di mana sewaktu kejadian Putri Candrawathi juga menggunakan baju tidur celana pendek," bunyi petikan dalam berkas dakwaan Hendra.

"Dikarenakan teriakan Putri Candrawathi tersebut, korban Nofriansyah Yosua Hutabarat menodongkan senjata apinya ke Putri Candrawathi sambil mencekik leher dan memaksa agar membuka kancing baju Putri Candrawathi, lalu Putri Candrawathi berteriak histeris sehingga korban Nofriansyah Yosua Hutabarat “panik dan keluar dari kamar”, dan saat itu juga bertemu dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu sehingga terjadi tembak menembak," tulis dakwaan tersebut.


Sumber : Suara.com

Load More