SuaraCianjur.id – Keputusan Lesti Kejora mencabut laporan Kekeresan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Rizky Billar, mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.
Tak sedikit dari warganet yang mendukung Lesti Kejora sejak ia berani melaporkan suamainya atas tindak penganiayaan, malah berbalik menyerang dengan alasan kecewa dengan keputusan Lesti Kejora.
Pada Kamis (13/10/2022) Lesti Kejora untuk pertama kalinya angkat bicara didahadapan awak media pasca penganiayaan yang menimpanya.
Dalam kesempatan tersebut Lesti Kejora menyampaikan bahwa ia telah mencabut laporan Rizky Billar, dan memilih diselesaikan secara kekeluargaan.
“Pada akhirnya saya sudah bisa mencabut laporan suami saya. Alasannya karena mau bagaimanapun suami saya, bapak dari anak saya. Dan beliau juga Alhamdulillah sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada saya, khususnya kepada kedua orangtua saya, bapak saya. InsyaAllah keluarga saya, bapak saya, ibu saya sangat begitu memaafkan perbuatan suami saya. Dan InsyaAlllah mudah-mudahan harapannya tidak akan pernah terulang lagi," ungkap Lesti Kejora di Polres Metro Jakarta Selatan
Tidak banyak orang yang tahu ternyata keputusan Lesti kejora ini telah ia pikirkan sebelum berangka ibadah Umroh ke tanah suci.
Lesti Kejora mengunkapkan keinginan hatinya kepada guru spritualnya, Ustadz Subki Al-Bughury. Lesti Kejora telah memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.
“Dari awal sebelum berangkat (Umroh) juga dia (Lesti Kejora) maunya tuh baik-baik, tanpa ada yang harus di Penjara walaupun pisah,” imbuh Ustadz Subki Al-Bughury.
Lesti mengungkapkan jika dirinya memang ditakdirkan berpisah dengan Rizky Billar, ia ingin suaminya tersebut dibimbing oleh Ustadz Subki Al-Bughury untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Baca Juga: Lesti Kejora Sampaikan Kemungkinan Pisah Kepada Ustadz Subki Al-Bughury, Begini Curhatannya!
“Lesti mau malah Billar saya yang treatment, ya kan. Dia gamau istilahnya nih ibarat pabrik, dia gak mau buang limbah kotor di sungai. Jadi dia bilang kalaupun harus berpisah, dia (Rizky Billar) sudah dalam keadaan baik atau dia tau cara hidup yang baik,” sambung Ustadz Subki Al-Bughury.*
Berita Terkait
-
Lesti Kejora Sampaikan Kemungkinan Pisah Kepada Ustadz Subki Al-Bughury, Begini Curhatannya!
-
Lesti Kejora Cabut Laporan Rizky Bilar dengan Syarat Harus Pisah, Benarkah?
-
Ayah Lesti Kejora Terima Permintaan Maaf Rizky Billar, Ekspresi Wajahnya Jadi Sorotan
-
Rizky Billar Diam Seribu Bahasa Saat Ditanya Soal Isu Perselingkuhannya
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram
-
Ulasan Film Anatomy of a Fall: Ketika Pernikahan Berubah Menjadi Tragedi!
-
Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung
-
Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini: 3.225 Polisi Siaga di Titik Demo DPR, Kemendikti, hingga Gambir
-
Ravi Bagikan Aktivitas Terbaru Usai Kasus Wajib Militer, Tanda Comeback?
-
Fakta Skandal Kiai di Pati: Diduga Cabuli 50 Santri, Modus Teror Tengah Malam di Samping Kamar Istri
-
Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut
-
SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban
-
Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng
-
Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?