- SIG tuntaskan proyek Rp1,4 T di Tuban, kapasitas dermaga kini tembus 50.000 DWT.
- Jadi senjata SIG genjot ekspor 1 juta ton semen/tahun di tengah jenuhnya pasar domestik.
- Hasil sinergi strategis antara SIG, Taiheiyo Cement, dan kontraktor Hutama Karya.
Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, resmi menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur, yang ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC) yang menyatakan bahwa proyek secara substansial dapat diterima berdasarkan hasil pengujian pekerjaan, serta infrastruktur dan sistem pada proyek yang telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional yang disyaratkan.
Proyek strategis senilai Rp1,4 triliun ini menjadi tonggak penting transformasi SIG dalam memperkuat ekspansi pasar global di tengah tantangan overcapacity di pasar domestik.
Pengembangan fasilitas di Tuban dirancang untuk memenuhi permintaan ekspor semen tipe khusus dengan spesifikasi berkelas internasional, antara lain peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru terintegrasi dengan fasilitas eksisting, ship loader berkapasitas 1.000 ton/jam (tph) untuk efisiensi bongkar muat, sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, serta fasilitas penyimpanan modern yang terdiri atas blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo berkapasitas masing-masing 18.000 ton.
Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas ini mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok dan efisiensi distribusi global SIG.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa rampungnya proyek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah perlambatan pasar domestik.
”Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” kata Indrieffouny Indra dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).
Proyek yang merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG (melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk) dengan Taiheiyo Cement Corporation ini, juga menjadi salah satu portofolio sinergi BUMN dengan keterlibatan PT Hutama Karya selaku kontraktor. Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan kemitraan global, SIG optimistis dapat meningkatkan kontribusi ekspor sebagai motor pertumbuhan baru dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan