SuaraCianjur.id- Diva terkenal Indonesia Titi DJ turut gemas dengan keputusan Lesti Kejora yang mencabut laporan kasus dugaan KDRT yang dilakukan oleh risky Billar.
Pelantun lagu Sang Dewi ini turut menyesalkan terkait dengan keputusan yang diambil oleh Lesti Kejora.
Titi DJ berharap rumah tangga dari Lesti dan Billar ini bisa lebih baik kedepannya.
"Gemas gitu kan, cuma mau gimana dia yang jalani, mudah-mudahan tidak terjadi lagi," ungkap Titi DJ mengutip dari YouTube Intens Investigasi, seperti dilihat Jumat (21/10/2022).
Titi DJ bahkan mengaku heran ketika tahu kalau Lesti Kejora mencabut laporannya itu. Dirinya tak mau berpendapat lebih jauh, karena yang mengetahui hanyalah Lesti Kejora dan Rizky Billar.
"Saya tidak mau judge, kita nggak tahu apa yang dialami Lesti. Kita juga tidak tahu apa yang terjadi walaupun mereka terbuka. Tapi kan tetap aja ada hal-hal yang cuma mereka yang tahu karena mereka yang mengalami,” terang Titi DJ.
Titi DJ yakin ada alasan bagi Lesti Kejora mencabut laporan KDRT dan kembali berdamai di pelukan Rizky Billar sebagai suaminya.
"Bukan saya ngebela tapi pertama kali Lesti mencabut gugatan pasti reaksi pertama 'aduh kenapa'. Cuma setelah dipikir-pikir lagi pasti ada alasan yang kuat dia begitu," ungkap Titi DJ.
Titi DJ sangat menghargai apa yang menjadi keputusan dari Lesti Kejora.
Baca Juga: Pelaku Pembakar Rumah Dinas Walikota Banjar, Polisi Amankan Jejak Sepatunya
Sementara itu, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) turut menyentil alasan dari Lesti Kejora yang mencabut laporan dugaan KDRT tersebut.
Alasan dari Lesti mencabut laporan tersebut berdalih demi anak. Komnas PA pun turut berpendapat melalui Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait.
Dirinya menilai kalau Lesti Kejora seperti mengeksploitasi anaknya, karena mungkin saja ketakukan kehilangan pekerjaan dan suaminya. Padahal Rizky Billar sudah melakukan tindakan kekerasa terhadap biduan asal Cianjur tersebut.
"Saya kira ini karena ketakutan kehilangan suami sesungguhnya. Kemudian juga maaf ya mungkin job juga," kata Arist Merdek Sirait, seperti dilihat dari akun Youtube TRANS TV Official.
Arist Merdeka menilai kalau tindakan dugaan KDRT yang dilakukan oleh Rizky Billar itu tidak ada kaitannya dengan sang anak.
"Kalau itu yang diteruskan dalam perkara di Polres Jakarta Selatan maka tidak akan diberikan penangguhan penahanan itu. Dia menggunakan kata anak ini padahal tidak ada tali-temalinya terhadap persoalan konflik diantara mereka, itu yang kita sayangkan sebenarnya," ungkap Arist.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle