- Kereta Commuter Line KA 1978A relasi Duri–Tangerang mengalami kerusakan teknis di antara Stasiun Taman Kota dan Bojong Indah.
- Gangguan operasional yang terjadi pada Selasa sore tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan bagi seluruh penumpang di lintas Tangerang.
- KAI Commuter sedang melakukan penanganan di lokasi serta memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada seluruh pengguna layanan.
Suara.com - Rombongan penumpang Commuter Line Lintas Tangerang harus menanggung keterlambatan perjalanan pada Selasa (26/5/2026) sore setelah sebuah rangkaian kereta mengalami kerusakan di tengah perjalanan dan berhenti di antara dua stasiun.
Gangguan bermula dari KA 1978A relasi Duri–Tangerang yang mendadak mengalami kerusakan saat melintas di antara Stasiun Taman Kota dan Bojong Indah.
Posisi rangkaian yang berhenti di tengah jalur itulah yang kemudian menjadi biang keladi terganggunya seluruh operasional Lintas Tangerang sore ini.
KAI Commuter resmi mengakui gangguan tersebut melalui unggahan di akun X mereka pada hari yang sama.
“Mohon maaf atas kelambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan terdapat gangguan operasional pada KA 1978A (Duri-Tangerang) di antara Stasiun Taman Kota dan Bojong Indah,” demikian pernyataan resmi mereka dari akun X.
Penanganan di lokasi pun langsung dikerahkan begitu insiden dilaporkan.
“Petugas terkait saat ini sedang melakukan pengecekan rangkaian dan penanganan,” lanjut pernyataan tersebut.
KAI Commuter memastikan pembaruan informasi akan terus disampaikan kepada penumpang secara berkala.
“Kami akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Kami juga mengimbau kepada para pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” tutup KAI Commuter dalam pernyataan tertulisnya.
Baca Juga: Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
Sampai berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan jalur Duri–Tangerang kembali beroperasi normal.
“Proses penanganan hingga saat ini masih berlangsung,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Berita Terkait
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
TAUD Ultimatum Polisi, Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Penuntut Umum dalam 14 Hari
-
Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa
-
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
-
Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?