SuaraCianjur.id- Secara data resmi terkait dengan jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi yang terjadi di Cianjur tercatat sebanyak 117 orang.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menyebutkan Adapun selain korban meninggal sebanyak 30 orang korban masih dinyatakan hilang.
Lalu ada 418 orang mengalami luka-luka dan 1.120 kepala keluarga dengan total 5.465 jiwa mengungsi, serta 2.834 kerusakan bangunan.
Sementara itu terkait dengan gempa susulan yang terjadi, dalam data teranyar pukul 12.00 WIB, sudah terjadi 125 kali gempa susulan, dengan magnitude kecil di sejumlah lokasi.
“Adapun kerusakan fasilitas umum terdata ada dua jembatan, dua jalan di Jalan Provinsi antara Cipanas dan Cianjur tertutup tanah longsor, dua ruko, empat gedung, enam kantor, lima fasilitas kesehatan, lima fasilitas ibadah, 13 fasilitas pendidikan dan tiga gardu PLN,” terang Kabid Humas Polda Jabar. Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/11/2022).
Sementara wilayah yang terken dampak mencapai 11 kecamatan di Cianjur. Sejumlah tim yang diterjunkan oleh Polda Jawa Barat ke lokasi, untuk membantu pencarian dan evakuasi korban gempa.
"Mereka membantu evakuasi korban Gempa bersama BPBD, menyiapkan dapur umum dan toilet darurat dan memberikan bantuan sembako kepada korban bencana alam," jelas Tompo.
Ada juga tenda posko yang didirkan di halaman parkir Ikan Bakar Cianjur yang berada di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Termasuk anjing pelacak atau K9 turut diterjunkan ke lokasi longsor, untuk membantu penyisiran korban yang tertimbun.
Baca Juga: Puan-Ganjar Bertemu, Gerindra: Bukan Hal yang Luar Biasa, Tidak Perlu Dijadikan Polemik
"Anggota Pamat dan K9 menuju TKP longsor untuk melakukan penyisiran korban dengan berkoordinasi dengan BPBD. Melakukan evakuasi terhadap korban tertimpa bangunan rumah pasca bencana alam," terangnya.
Tiga tim untuk trauma healing juga turut diturunkan. Tak hanya itu untuk mendukung konsumsi masyarakat yang menjadi korban di tempat pengungsian, juga disediakan dapur lapangan yang tersebar di tiga lokasi, dengan masing-masing menyiapkan 3.000 porsi makanan.
"Mengevakuasi korban tertimpa bangunan rumah, pasca bencana alam. Kemudian dari Korps Perintis Sabhara 100 orang, memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban yang tertimpa bangunan rumah,” terangnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim