SuaraCianjur.id- Raffi Ahmad tidak ingin melwatkan kesempatan untuk bisa menyaksikan Piala Dunia 2022 Qatar secara langsung dari stadion.
Banyak momen yang ditangkap oleh layar ponselnya, mulai dari kemenangan Timnas Inggris, kekahalan Argentina atas Arab Saudi, kemenangan Jepang dari Jerman, menangnya Timnas Prancis hingga Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti.
Dalam pertandingan Portugal vs Ghana di laga perdana Grup H Piala Dunia 2022, Raffi Ahmad kembali mengajak anaknya Rafathar Malik Ahmad nonton langsung Cristiano Ronaldo cs beraksi di lapangan hijau.
Raffi yang membagikan momen itu dalam akun Instagramnya tampak seru ketika Portugal mencetak gol. Terutama ketika tim idolanya meraih kemenangan dengan skor 3-2.
Tensi panas yang terjadi di lapangan hinga terlibat urat tegang antar pemain dari kedua tim, membuat Raffi Ahmad pulang duluan di menit-menit terakhir pertandingan berakhir.
Raffi Ahmad ketakutan kalau-kalau terjadi rusuh akibat Ghana kalah.
“A kita kabur aja, takutnya Ghana rusuh takutnya, di depan soal udah mulai ramai,” kata Raffi dilihat dalam unggahan storynya, Jumat (25/11/2022).
Bahkan Raffi Ahmad cabut dari stadion ketika pertandingan masih dalam menit ke 82.
Raffi denga sifat aktifnya berteriak kepada pendukung Portugal.
Baca Juga: Gara-gara Ini Publik Puji Rafathar Anak Raffi Ahmad yang Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Stadion
“Portugal! Vamos!” kata suami dari Nagita Slavina ini.
Raffi Ahmad pada saat meninggalkan stadion skor masih 3-1. Namun dirinya mengetahui kalau Ghana berhasil mencetak gol keduanya yang merubah skor menjadi 3-2.
Raffi tampaknya khawatir kalau terjadi rusuh dari pendukung Ghana, apalgi dirinya sedang bersama ,anak sulungnya. Sehingga dia memutuskan untuk pulang lebih dulu.
“Ternyata gol pas kita lagi di luar Ghana gol dia jadi 3-2 guys. Kita sudah meninggalkan stadion tuh karena di depan takur rusuh,’ kata Raffi Ahmad.
Seperti yang diketahui Portugal vs Ghana dalam pertandingan Grup H Piala Dunia berakhir dengan kemenangan Cristiano Ronaldo cs.
Gol dari Timns Portugla dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke 65 melalui tendangan penalty, lalu dicetak oleh Joao Felix pada menit ke 78 dan Rafael Leao pada menit ke 80.
Sementara dari Ghana yang hanya mampu mencetak dua gol ditorehkan oleh Andre Ayew di menit ke 73 dan Osman Bukari pada menit ke 89. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar