SuaraCianjur.id - Isu perselingkuhan kembali menjadi sorotan publik usai deretan nama-nama artis seperti Denise Chariesta, Reza Arap, dan nama artis lain telah menjalin hubungan terlarang.
Kini giliran Arawinda Kirana yang akhirnya harus mengakui hujatan netizen di media sosial. Bahkan, hujatan tersebut tidak hanya di tujukan kepada dirinya saja melainkan juga untuk KITE Entertainment sebagai agensi yang menaunginya.
Netizen menghujat Arawinda usai rumor bahwa Arawinda telah menjadi orang ketiga dalam hubungan Guiddo Ilyasa dan Amanda Zahra.
Awarinda dikabarkan telah menjalin kasih bersama Guiddo Ilyasa tanpa sepengetahuan dari sang istri. Bahkan keduanya kerap melakukan hubungan layaknya sepasang suami istri.
Rasa iba muncul dari warganet yang mereka tujukan kepada Amanda Zahra, Selebgram yang baru saja melahirkan itu harus menerima kabar buruk tentang perselingkuhan sang suami.
Bahkan bukan hanya itu, Amanda Zahra baru saja melahirkan sang buah hatinya dengan Guiddo Ilyasa.
Hujatan demi hujatan warganet untuk Arawinda Kirana seolah tak henti di kolom komentar di media sosial.
Mengutip @kite.entertainment pada Kamis (01/12/2022) melalui akun instagram resminya, KITE Entertainment mengunggah pernyataan resmi dengan judul 'Talent Kami Korban Manipulasi'.
Bak sebuah pembelaan, manajemen mencoba untuk menutupi keburukan dihadapan publik dan kemudian menggiring opini baru yang lebih baik.
Baca Juga: Komeng dan Caesar Asik Main Bersama Anak-anak Korban Gempa Cianjur
Dalam opini baru tersebut nampak KITE Entertainment seolah ingin menjelaskan bahwa talent mereka, Arawinda Kirana tidak salah dan justru dimanipulasi oleh Guiddo Ilyasa.
Dalam pernyataan resmi @kite.entertainment menuliskan bahwa Arawinda Kiriana dan Guiddo Ilyasa pertama bertemu pada April 2022 yang bertempat disebut Gym.
Berbagai Hujatan Warganet pada Arawinda Kirana
Guiddo Ilyasa memang bekerja disebuah tempat Gym yang kemudian mencoba untuk mendekati Arawinda Kirana dengan modus berbagi tips dan informasi seputar kesehatan.
Komunikasi diantaranya pun lebih dari yang sewajarnya, sehingga timbulah bintik-bintik perselingkuhan yang menjadi kenyataan.
Sebelumnya, Arawinda mengaku bahwa dirinya telah memberikan peringatan kepada Guiddo Ilyasa, akan tetapi perhatian itu tak digubris oleh Guiddo.
Didalam pernyataan resmi itu juga dikatakan apabila Arawinda tidak memiliki niatan buruk, apalagi untuk merebut suami dari orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI