/
Selasa, 13 Desember 2022 | 16:45 WIB
Aksi perundungan diduga terjadi di Universitas Gunadarma

SuaraCianjur.id - Aksi perundungan diduga terjadi di Universitas Gunadarma. Hal tersebut diketahui usai di unggah oleh seorang warge net di Twitter dengan akun @KevinNguyeeen.

Akun tersebut menunggah foto seorang yang diduga mahasiwa Uneversitas Gunadarma, tengah menjadi korban perundungan.

Aksi perundungan yang dilakukan, yakni dengan cara ditelanjangi. 

“ANAK GUNDAR G**! NGELAWAN  PELECEHAN DENGAN MELECEHKAN LEBIH PARAH KE SI PELAKU, LU SAMA AJA BLOK! UDAH ADA PERMENDIKBUD 30 UDAH ADA UU TPKS. INI MALAH BALIK JAMAN BATU B**!,” tulis akun tersebut, yang dilihat pada Selasa (13/12/2022).

“YANG ADA PELAKUNYA JADI KORBAN TRUS LAPOR BALIK, KENA DAH TU UNO REVERSE CARD, MANA BUKTINYA BANYAK,” sambung akun tersebut.

Postingannya pun disoroti warga net lainnya. Komentar warga net ada mendukung aksi perundungan tersebut, namun ada juga yang mengecam aksi perundungan tersebut.

“Aparat hukum disana aja ngebiarin, ini rakyat sipil nya sewot.,” tulis warga net.

“jadi mau mewajarkan dan menerima pelaku pelecehan seksual?,” ungkap warga net lagi.

“Jadi mau mewajarkan sikap main hakim sendiri?,” timpa warga net lainnya. 

Baca Juga: Argentina vs Kroasia: Incar Tiket Final, Rekor Prestisius Juga Menanti Lionel Messi dan Luka Modric

Hastag Gundar pun langsung menjadi trending topik di Twitter. Ada empat ribu lebih orang yang menggunakan hastag Gundar yang merupakan singkatan dari Gunadarma.

Usut punya usut, korban perundungan tersebut diduga merupakan pelaku pelecehan seksual yang kabarnya terjadi di Universitas Gunadarma. 

Dilansir dari depok.suara.com, seorang mahasiswi Universita Gunadarman dikabarkan menjadi korban pelecehan seksual.

Ceritanya  korban dan pelaku yang sebelumnya sudah saling kenal ngobrol di depan pintu masuk salah satu Gedung. pelaku yang saat itu habis dari toilet memanggil korban. Dimana korban berpikir mungkin pelaku mau tanya dimana toilet cewe atau cowo.

Pelaku mendorong korban dan berusaha mencium bibir korban. Korban yang berusaha menghindar dengan menepis dan mendorong pelaku keep belakang segera pergi meninggalkan tempat. Tapi pelaku masih berusaha mendekati bahkan bercerita hal-hal yang berhubungan dengan seks. (*)

Load More