/
Senin, 09 Januari 2023 | 09:53 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri acara Silaturahim Akbar Peringatan Harlah ke-50 PPP di Stadion Krisdosono, Kota Yogyakarta (Instagram.com/@sandiuno)

SuaraCianjur.id - Isu keikutsertaan Sandiaga Uno dalam kontestasi Pilpres 2024 terus mencuat.

Namun Sandiaga Uno terhalang restu dari Partai Politik tempat ia bernaung, yakni Partai Gerindra.

Pada perhelatan Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres) mendatang, Partai Gerindra memutuskan untuk kembali mengusung Prabowo Subianto untuk maju sebagai Calon Presiden.

Baru-baru ini tersebar isu bahwa Sandiaga Uno tengah mengambil langkah untuk melanjutkan ambisinya maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Dikabarkan Sandiaga Uno siap hengkang dari Partai Gerindra dan akan bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Nampaknya isu tersebut bukan sekedar isapan jempol belaka.

Sandiaga Uno berniat untuk segera menemui Prabowo Subianto untuk menjelaskan terkait kepindahannya ke PPP dari Partai Gerindra.

"Saya akan tabayyun dulu. Mohon teman-teman berikan kesempatan beberapa waktu untuk saya bertabayyun," ucap Sandiaga Uno saat ditemui di acara Silaturahim Akbar Peringatan Harlah ke-50 PPP di Stadion Krisdosono, Kota Yogyakarta, dikutip dari ANTARA pada Senin (9/1/2023).

Terkait keputusannya, kata Sandi, ia akan segera menyampaikannya usai dirinya bertemu dan berdiskusi dengan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Remaja Wajib Tahu! Inilah 8 Tips Sukses Hadapi Masa Pubertas

"Nanti juga akan saya laporkan dengan segera, tapi nanti setelah bertabayyun dengan beliau (Prabowo)," imbuhnya.

Sandi mengatakan, bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Prabowo terkait niatnya untuk bertemu, namun masih menunggu kesiapan dari Menteri Pertahanan tersebut.

"Kami akan meminta waktu segera, tapi menunggu kesiapan beliau," terangnya.

Ketika ditanya perihal rencana dirinya untuk maju di Pilpres 2024, Sandiaga Uno tidak mau berkomentar banyak, karena menurutnya itu bukan merupakan keputusan yang dapat ia ambil sendiri.

"Ini ranahnya para pimpinan partai. Saya manut pimpinan partai dan para kiayi, para pinisepuh (sesepuh) dan tentunya semua itu harus mendapatkan restu.

Menurutnya, adab berkomunikasi yang baik dengan pimpinan adalah dengan bertemu secara langsung, bukan hanya melalui sambungan telepon atau pesan saja.

Load More