SuaraCianjur.id – Gedung DPR-RI digeruduk oleh para kepala desa yang melayangkan tuntutan perpanjangan masa jabatan. Mereka menuntut untuk masa jabatan kepala desa diperpanjang menjadi sembilan tahun.
Para kepala desa ini beranggapan bahwa dengan masa waktu yang lebih lama, maka akan terbangun kebersamaan dalam kerja-kerja yang dilakukan oleh desa. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh perwakilan dari kades yaitu Kepala Desa Poja, Nusa Tenggara Timur, Robi Darwis.
“Dengan masa waktu jabatan yang diperpanjang, kami bisa melakukan konsultasi dan meminta kerja sama. Karena bekerja di desa harus dibangun dengan kebersamaan. Tanpa kebersamaan, desa tidak akan maju,” ujar Robi.
Selepas melakukan aksi, para kades mendapat angin segar bahwa tuntutan mereka sudah diterima dan disetujui oleh Presiden. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Budiman Sujatmiko.
“Setelah saya sampaikan aspirasi mereka, Pak Presiden setuju soal perpanjangan masa jabatan kades jadi 9 tahun,” kata Budiman Sujatmiko, Selasa (17/1/2023)
Hanya saja, dengan masa jabatan yang panjang ini, potensi penyalahgunaan kewenangan di tingkat desa terbuka lebar. Dengan kewenangan yang besar, para kades rentan tidak memposisikan diri sebagai pengayom masyarakat, melainkan justru meneguhkan posisi dihadapan warganya.
Untuk itu dibutuhkan kontrol yang ketat serta efektif dan efisian dari seluruh perangkat yang ada di desa, baik struktural, BPD, hingga pemerintah daerah. Selain itu, diperlukan peran aktif dari tokoh masyarakat, lembaga masyarakat dan media massa dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa diperlukan. (*)
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup, Presiden Bisa Jadi Kunci 'Penyelamat'
-
Tak Ada Arahan Nama dari Presiden Jokowi Siapa Saja Boleh Jadi Ketum PSSI, Nasib Iwan Bule Gimana?
-
Presiden Jokowi Suka Hilang saat di Demo, Rocky Gerung Nilai Sejenis Kepengecutan: Rakyat Sendiri Mesti Dihadapi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Hadir dengan Pesan Moral Paling Menyentuh
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan
-
Puluhan Tahun Jadi Sineas, Christopher Nolan Takut Garap Film Bergenre Ini
-
4 Tinted Sunscreen Tanpa Alkohol dan Pewangi Atasi PIH pada Kulit Sensitif
-
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini
-
Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi
-
Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A