SuaraCianjur.id - Seksolog Dokter Boyke (dr Boyke) menjelaskan kapan boleh berhubungan setelah melahirkan. Menurutnya hal tersebut juga bergantung pada proses melahirkan.
Ia menjelaskan, waktu tunggu bagi wanita yang melahirkan dengan proses normal, lebih singkat dibandingkan dengan yang menjalani operasi caesar.
Wanita yang melahirkan secara normal bisa kembali berhubungan intim dengan pasangan sekitar 40 hingga 50 hari setelah melahirkan.
"Biasanya 40 hari masa nifas, itu sudah tujuh minggu," kata dr Boyke dikutip dari tayangan video di kanal Youtube Sonora FM, Rabu (18/1/2023).
Secara medis, lanjut dr Boyke, kondisi rahim wanita sudah kembali mengecil setelah 40 hari masa nifas lahiran secara normal.
Cairan Lokia yang keluar setelah proses lahiran juga sudah mulai memutih kembali dari yang tadinya bewarna merah.
"Itu sudah 7 minggu. Sudah kembali rahimnya kecil kembali," kata dr Boyke.
Sementara untuk perempuan yang melahirkan secara caesar, perlu waktu lebih lama. Hal itu karena dibutuhkan waktu untuk pemulihan bagian perut.
"Biasanya tiga bulan karena itu kan operasi. Rasa sakit di perut juga belum sembuh banget, ya udah tunggu tiga bulan," kata dia.
Khusus untuk wanita yang melahirkan secara caesar, dr Boyke menyarankan untuk mempersiapkan teknik KB. Ini perlu dilakukan agar jarak kehamilan berikutnya aman bagi si Ibu dan bayinya.
"Kalau untuk caesar, dia harus tunggu dua tahun (untuk hamil lagi)," tuturnya. (*)
Sumber: Youtube Sonora FM
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta