SuaraCianjur.id - Simak alur cerita Red Dragon (2002), film yang mengisahkan perburuan psikopat sadis oleh agen FBI yang dibantu oleh seorang dokter gila.
Ternyata, Red Dragon yang dirils pada tahun 2002 ini merupakan prekuel dari film legendaris sebelumnya, Silence of the Lambs.
Lantas, seperti apakah alur ceritanya? Inilah alur cerita dari Red Dragon (2002) mengutip dari kanal Youtube PROJECT 13.
Prolog
Film ini diawali dengan munculnya seorang dokter sekaligus psikolog bernama Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins) yang tengah menikmati sebuah acara live music di sebuah opera.
Setelah ia selesai menjamu makan malam teman-temannya, Hannibal kedatangan tamu, yakni seorang anggota FBI bernama Will Graham (Edward Norton).
Will ingin berkonsultasi kepada Hannibal tentang kasus dari seorang pembunuh sekaligus pencuri organ manusia yang masih dalam pengejaran.
Dari situ Will menyimpulkan, motif pembunuh bukan mengambil organ tubuh korbannya untuk dijadikan cinderamata, tapi langsung dimakan oleh si pembunuh.
Bahkan lebih parahnya lagi, organ dalam si korban yang ditemukan menghilang cenderung suka dijadikan bahan makanan, yakni seperti hati, ginjal, lidah dan juga limpa.
Tapi, kesimpulan itu hanya perkiraan dari Will saja, dan masih belum terbukti kebenarannya.
Baca Juga: Pengemudi Mobil Bantah Tabrak Lari Mahasiswa Cianjur, Netizen: Jangan Bikin Oknum Lagi Pak!
Setelah obrolan selesai, Will yang sedang menunggu Hannibal mengambil jaket di ruang tamu, kemudian melihat barang-barang antik milik Dr. Hannibal. Pada saat itu, Will tanpa sengaja menemukan buku antik berjudul Larousse Gastronomique.
Anehnya, pada bagian tengah halaman buku tersebut terdapat sebuah kata-kata "Ris de veau", atau sebuah resep masakan yang berbahan hati, ginjal, lidah dan juga limpa. Bahan-bahan itu sama persis seperti organ dalam para korban.
Saat Will menyadari hal barusan, tiba-tiba dari belakang Hannibal pun langsung menusuk dia secara sadis. Saat hendak menghabisinya, Will balik menusuk Hannibal menggunakan busur panah, dan dilanjut dengan menembak Dr. Hannibal hingga sekarat.
Setelah kejadian itu, berita penangkapan Dr. Hannibal pun menjadi headline di banyak koran. Dr. Hannibal dihukum kurungan penjara seumur hidup. Sementara itu, Will memilih mengundurkan diri dari anggota FBI.
Mulai Kehidupan Baru
Beberapa tahun kemudian, Will bersama keluarga kecilnya mulai menjalani hidup normal. Tetapi pada hari itu, mantan rekan Will bernama Agent Crafford tiba-tiba datang untuk sekadar meminta bantuan dalam memecahkan kasus pembunuhan berantai yang tengah meneror kota Birmingham.
Awalnya, Will sempat menolak, tapi ketika Will melihat foto-foto korban yang sangat mengkhawatirkan, mau tidak mau Will pun mengiyakan tawaran tersebut.
Setelah Will menganalisa tempat kejadian kasus-kasus, ia menyimpulkan si pembunuh telah melakukan kejahatan tersebut pada saat malam bulan purnama dengan melukai bagian leher korban, dilanjut dengan menembak di saat korban tertidur pulas.
Menurut Will, bahkan si pelaku juga sengaja memberikan jejak pembunuhan dengan meletakkan pecahan kaca di kelopak mata keluarga itu, termasuk meninggalkan berkas gigitan di bagian tubuh korban.
Merasa butuh bantuan, Will akhirnya menghubungi Dr. Hannibal Lecter, pria yang sempat menusuknya beberapa tahun lalu, ke rumah sakit jiwa.
Akankah keduanya dapat membongkar kasus pembunuhan berantai tersebut? Mengapa Hannibal setuju membantu agen Will? Apakah ada motivasi lain di balik niatannya?
(bersambung ke bagian 2)
Sumber: YouTube PROJECT 13 (*)
Tag
Berita Terkait
-
Alur Cerita The Hand That Rocks The Cradle (1992): Pembalasan Dendam Janda Psikopat (Bagian 2)
-
Alur Cerita The Hand That Rocks the Cradle: Ditinggal Sendirian, Istri Ini Dijamah oleh Dokter Kandungannya (Bagian 1)
-
Hadiri Seoul Music Awards, Sowon Rasakan Hal yang Berbeda Ketika Masih Bersama GFriend
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Syuting Film Terbaru Joko Anwar di Penjara, Tora Sudiro: Karena Gue Berpengalaman?
-
Viral Nasabah Bank 9 Jambi Ngaku Rp24,6 Juta Hilang Usai Mobile Banking Tak Bisa Diakses
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
5 Warna Lipstik Menyegarkan, Harga Murah hingga Bikin Wajah Tampak Lebih Muda
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Membangun Kemandirian Emosional Lewat Buku Ternyata Bukan Kamu Rumahnya
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap