Berita baik bagi para pecinta alam dan pendaki gunung, pendakian Gunung Gede Pangrango kembali dibuka setelah sempat ditutup sejak 22 November 2022 akibat gempa dahsyat 5,6 Magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur. Berdasarkan surat edaran, SE/BBTNGGP/Tek.2/02/2023, pendakian Gunung Gede Pangrango resmi dibuka kembali mulai 10 Februari 2023.
Ini menjadi kabar yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pecinta alam dan pendaki gunung yang ingin menikmati keindahan alam dan memacu adrenalin dengan mendaki gunung yang memiliki ketinggian 2.958 meter dari permukaan laut ini.
"Merujuk pada hasil pemantauan lapangan oleh petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pasca gempa bumi Cianjur dan laporan final Geohazard Gunung Gede Pangrango oleh Tim Ahli Geologi, dimungkinkan untuk aktifiras pendakian dengan penuh kehati-hatian," tulis surat edaran tersebut.
Namun, penting bagi para pendaki untuk mematuhi segala aturan yang diterapkan dan melakukan pendakian dengan aman dan bijak. Seperti selalu menerapkan protokol kesehatan, membawa bekal yang cukup, mematuhi jalur yang benar, dan selalu berkoordinasi dengan pemandu pendakian yang berpengalaman.
Gunung Gede Pangrango merupakan salah satu gunung yang populer di Indonesia dan memiliki pemandangan yang sangat indah. Pemandangan alam yang dapat ditemukan di sini meliputi hamparan hijau hutan, air terjun, dan beberapa puncak gunung yang memukau. Pendakian ke puncak Gunung Gede Pangrango membutuhkan waktu sekitar 6-8 jam dan memerlukan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.
Sebagai informasi, calon pengunjung dan pendaki dapat menghubungi bagian pelayanan pendakian Balai Besar TNGGP melalui:
Layanan cepat tanggap BBTNGGP (call center): 08119155815
Telepon khusus pendakian: (0263) 2950977
WhatsAapp (hanya chat): 0263519415
Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Al Hilal di Final Piala Dunia Antarklub 2023: H2H, Susunan Pemain, Skor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Misteri Hantu dari Tumpukan Sampah Desa Changnan
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!