/
Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:33 WIB
Erupsi Gunung Semeru (Detik Com)

SuaraCianjur.Id- Indonesia baru saja mengalami kejadian besar dengan kembalinya erupsi dari Gunung Semeru, salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia.

Erupsi ini terjadi pada tanggal 10 Februari 2023 dan menimbulkan asap dan cahaya yang sangat terang hingga terlihat dari beberapa kota di sekitarnya.

Erupsi ini membuat banyak penduduk di sekitar Gunung Semeru mengungsi dan melaporkan masalah kesehatan seperti sakit tenggorokan dan mata.

Pemerintah segera mengambil tindakan dengan mengeluarkan peringatan dini dan mengarahkan warga untuk tidak berada di sekitar gunung.

Sementara itu, beberapa orang menghubungkan kembalinya erupsi Gunung Semeru dengan ramalan jayabaya, seorang tokoh spiritual dari Jawa yang hidup pada abad ke-12.

Ramalan Jayabaya menyatakan bahwa "erupsi api akan terjadi dari gunung Meru" dan bahwa ini akan menandai awal dari masa kesulitan dan kekacauan.

Meskipun ramalan Jayabaya memiliki sejarah yang kuat dan banyak orang yang mempercayainya, para ahli geologi dan vulcanologi memperingatkan bahwa erupsi Gunung Semeru adalah fenomena alam biasa yang terjadi secara berkala dan tidak perlu dikaitkan dengan ramalan apapun.

Namun, baik ramalan Jayabaya atau pun tidak, kembalinya erupsi Gunung Semeru menunjukkan betapa pentingnya bagi masyarakat dan pemerintah untuk selalu waspada dan siap menangani bencana alam.

Ini juga mengingatkan kita bahwa gunung berapi selalu memiliki potensi besar untuk menimbulkan kerusakan dan mengancam jiwa manusia.

Baca Juga: Jalan Menuju Tol Penumangan Tubaba Rusak Berat, Warga Kecewa Kinerja Pemerintah

Load More