SuaraCianjur.id – Baru-baru ini, platform jual beli online atau marketplace diramaikan dengan kehadiran banyak penjual motor gede (Moge) yang ingin menjual kendaraannya. Hasil dari pantauan di berbagai aplikasi jual beli online, seperti OLX, banyak penawaran baru moge Harley Davidson yang muncul dalam dua hari terakhir.
Moge bekas dijual dengan harga mulai dari Rp 400 juta hingga lebih dari Rp 700 juta per unit.
Ramainya penjualan Moge ini diduga akibat kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang membubarkan klub motor dari lingkungan Dirjen Pajak, Blasting Ridjer.
Sri Mulyani ingin agar seluruh jajarannya di Kementerian Keuangan tidak memperlihatkan kehidupan mewah. Hal ini karena akan menimbulkan citra buruk dan kecurigaan di masyarkat.
"Meminta agar klub BlastingRijder DJP dibubarkan. Hobi dan gaya hidup mengendarai Moge-menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya @smindrawati, Minggu (26/2/2023).
Kebijakan ini adalah imbas dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (MDS), yang merupakan anak dari pejabat dirjen pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Diketahui, MDS kerap memamerkan harta kekayaannya di akun media sosialnya. Adapun yang menjadi polemik adalah Mobil Rubicon yang dikendarai saat akan melakukan penganiayaan, ternyata menggunakan plat nomer palsu dan masih menunggak pajak. (*)
Baca Juga: Kondisi David Kian Membaik, Pihak Keluarga: Belum Sadar Total, Masih Kayak Bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu