SuaraCianjur.id- Aktirs senior cantik Tamara Bleszynski mendadak mendatangi Hotel Bukit Indah Puncak. Kedatangannya bukan tanpa tujuan, dia ingin mencari dan bertemu dengan seorang wanita.
Tamara ingin bertemu dengan seorang wanita yang dianggap berkuasa. Hanya saja kedatangannya ke hotel tersebut, tidak menemukan keberadaan sosok dari wanita tersebut.
Diinformasikan kalau Tamara sudah melaporkan tiga orang, tentang tindak pidana penggelapan aset property. Laporan tersebut sudah dia buat ke Mapolda Jawa Barat.
Tamara Bleszynski datang ke Hotel Bukit Indah Puncak turut diunggah dalam akun Instagramnya. Tempat tersebut adalah warisan dari ayahnya.
Tamara ingin memastikan apakah hotel tersebut benar dalam kondisi sepia tau tidak. Tamara dibuat terkejut ketika mendengar kalau manajemen sampai bernai menggadaikan surat-surat.
"Management Hotel Bukit Indah @hotelbukitindahpuncak Moso seh Hotel Bukit Indah yg berada di Puncak, Cianjur, Jawa Barat ini sepi terus dan tidak ada untung selama 19th lebih, sampai harus dijadikan jaminan hutang oleh kalian?? Moso sehhh?? Ayoooo..Management @hotelbukitindahpuncak Uangnya kemana??" begitu kata Tamara Bleszynski dalam keterangan di postingan Instagramnya, seperti dilihat Minggu (5/3/2023).
Ketika Tamara Bleszynski datang ke hotel tersebut, dirinya bahkan tidak menemukan soal fakta yang menyebutkan hotel tersebut sepi dari pengunjung.
Justru Tamara malah mendnegar kabar kalau hotel tersebut selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.
"Selamat pagi. Rame terus @hotelbukitindahpuncak Banyak Group yah. Seneng deh dengernya, bagi-bagi dong kepada para ahli waris,” begitu kata Tamara dala postingan yang berbeda.
Baca Juga: Waspada dan Hati-hati, 3 Shio Ini Diprediksi Alami Sial di Tahun Kelinci Air 2023
“Nanti aku kalau ke Hotel Bukit Indah Puncak, jangan sembunyi lagi yah… Ingat, JUJUR yah dalam Bekerja!" lanjutnya.
Selain untuk memastikan apakah benar hotel warisan dari ayahnya sepi, Tamara Bleszynski juga mengaku kalau dia datang ke Hotel Bukit Indah Puncak, untuk menemui seorang wanita yang disebutkan paling berkuasa.
"Sayang sekali, waktu aku ke Hotel Bukit Indah @hotelbukitindahpuncak aku tidak bertemu dengan seorang wanita yang aku ingin sekali jumpa, katanya dia yang paling Berkuasa disitu," kata Tamara.
"Sayang gak jumpa yah, padahal sudah ku cari ke setiap sudut kok ga ada orgnya yah? Ayo, sembunyi dimana kah kamu?? Padahal aku mau ajak makan bareng loh," kata dia menambahkan.
Perli diketahui kalau Tamara Bleszynski sudah melaporkan tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan aset properti, di daerah Cipanas, Jawa Barat.
Tamara melaporkan ketiga orang tersebut ke Polda Jawa Barat dan sudah diterima laporannya.
Tamara sendiri tidak menyangka kalau hotel yang diwarisi dari sang ayah, sedang ada dalam masalah yang berat.
Dia sendiri memang tak pernah melakukan pemantauan secara langsung, karena Tamara berdomisili tinggal di Bali. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan