SuaraCianjur.id- Situasi yang terjadi di Kementerian Keuangan sekarang sedang sedikit gaduh, akibat sorotan masyarakat dan beberapa kasus mencuat ke publik.
Menurut Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan, kalau situasi kegaduhan yang terjadi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini belum usai.
Mencuatnya kejanggalan dalam harta kekayaan milik Rafael Alun Trisambodo, tak lantas bikin situasi langsung tentram.
Pahala mengatakan, KPK akan menunggu untuk melangkah secara pasti dalam menangni harta kekayaan para pejabat di Kemenkeu yang diduga bermasalah juga janggal.
"Kan lagi rusuh begini biarkan reda dulu. Nanti baru kita bilang, ini benarnya bagaimana," kata Pahala di Jakarta, Kamis (9/3/2023).
Menurut Pahala, kegaduhan yang terjadi di Kementerian Keuangan segera harus ditangani lewat internal mereka.
Karena masalah di dalam internal Kemenkeu kini menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
Pahala juga menyampaikan kalau KPK akan turut membantu mencarikan solusi, terkait dengan polemikyang terjadi sekarang ini
"Jangan kita lagi rusuh dibenarkan. Biarkan saja dulu," kata Pahala.
Pahala turut menyinggung tentang harta kekayaan pejabat Bea Cukai Makassar, Andhi Pramon.
Harta kekayaan dia terungkap dan viral di media sosial. Pahala mengatakan, masyarakat sekarang sedang kritis melihat atau merasakan ada yang tidak beres dengan harta kekayaan pejabat.
"Yang Andhi Pramono saja saya tahu dari TikTok," kata Pahala. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional