SuaraCianjur.Id- Menyendiri usai diputusin pasangan memang menjadi hal yang lazim dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu lama menyendiri dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik seseorang?
Sebuah jurnal psikologi yang diterbitkan di Amerika Serikat, Personality and Social Psychology Review, menunjukkan bahwa orang yang terlalu lama menyendiri mengalami penurunan kesehatan mental dan fisik yang signifikan.
Beberapa dampak negatif dari kesendirian ini antara lain depresi, kecemasan, dan bahkan kematian dini.
Menurut Dr. Julianne Holt-Lunstad, seorang ahli kesehatan publik di Brigham Young University yang dikutip dari tulisannya yang berjudul "Loneliness and social isolation as risk factors for mortality: A meta-analytic review".
"kesendirian dapat memiliki dampak kesehatan yang sama buruknya seperti merokok 15 batang rokok sehari".
Studi ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan orang lain sama pentingnya dengan kebutuhan manusia akan makanan dan minuman.
Pasca-putus, seseorang cenderung ingin menyendiri karena adanya rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan. Namun, hal ini perlu diingat bahwa terlalu lama menyendiri dapat memperburuk kondisi emosional seseorang.
Menurut Dr. Susan Biali, seorang psikiater dan penulis buku "Live a Life You Love", "menyendiri setelah putus dapat membuat Anda merasa sengsara karena membuat Anda terus menerus berpikir tentang mantan pasangan dan memperkuat perasaan kesepian dan kehilangan."
Tidak hanya itu, terlalu lama menyendiri juga dapat membuat Anda kehilangan koneksi sosial dan kurangnya dukungan dari orang-orang yang peduli. Hal ini dapat membuat proses pemulihan menjadi lebih sulit dan memperpanjang masa kesedihan.
Baca Juga: Sekolah K-Pop Milik SM Entertainment Resmi Dibuka, Begini Reaksi Warganet!
Karenanya, penting untuk tetap terhubung dengan orang lain selama masa-masa sulit ini.
Anda dapat mencoba untuk terbuka dengan keluarga atau teman dekat, mencari dukungan dari grup atau komunitas yang memiliki minat atau hobi yang sama, atau bahkan mencari bantuan dari profesional seperti psikolog atau psikiater.
Dalam kesimpulan, menyendiri usai diputusin pasangan memang menjadi hal yang lazim dilakukan. Namun, terlalu lama menyendiri dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik seseorang.
Oleh karena itu, penting untuk tetap terhubung dengan orang lain dan mencari dukungan selama masa-masa sulit ini. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Viceind dan Beberapa jurnal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman