SuaraCianjur.Id- Sahur adalah waktu makan sahur yang sangat penting bagi umat Muslim selama bulan puasa.
Salah satu menu yang dapat disajikan untuk sahur adalah pepes tahu, hidangan khas Indonesia yang terbuat dari tahu yang dibungkus dengan daun pisang dan dibakar atau dikukus. Pepes tahu memiliki rasa yang gurih dan nikmat, serta mudah disajikan.
Menurut buku "Makanan Indonesia" karya Yasa Boga, pepes tahu berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, namun kini telah menjadi hidangan populer di seluruh Indonesia.
Pepes tahu memiliki bahan utama berupa tahu yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah.
Berikut adalah resep pepes tahu yang dapat disajikan untuk sahur:
Bahan-bahan:
5 buah tahu putih
5 lembar daun pisang
3 buah cabai merah, iris tipis
Baca Juga: Wajib Catat, Ini 3 Tips Menyimpan Buah Kurma agar Tetap Enak dan Tahan Lama
2 buah cabai hijau, iris tipis
3 siung bawang putih, haluskan
6 siung bawang merah, haluskan
1 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
1/2 sendok teh merica bubuk
2 sendok makan minyak goreng
Cara membuat:
Potong tahu menjadi 5 bagian, lalu blender atau haluskan tahu hingga halus.
Campurkan tahu halus dengan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai hijau, garam, gula pasir, dan merica bubuk.
Ambil selembar daun pisang, letakkan 1/5 adonan tahu di atasnya, lalu lipat daun pisang hingga membungkus tahu.
Lakukan hal yang sama pada 4 lembar daun pisang lainnya.
Kukus pepes tahu selama 30-45 menit hingga matang.
Pepes tahu siap disajikan.
Pepes tahu dapat disajikan dengan nasi putih dan sambal. Rasanya yang gurih dan pedas membuat pepes tahu menjadi menu sahur yang nikmat dan mengenyangkan. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Joey Pelupessy Terciduk Nongkrong di Bench FC Groningen, Batal Gabung Persib Bandung?
-
Head to Head Malut United vs Persija Jakarta di BRI Super League 24 Februari 2026
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif pada Selasa Pagi, Melesat ke Level 8.400
-
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
New Balance 550 Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya dan 4 Alternatif yang Lebih Cocok
-
Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?
-
5 Fakta Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Massal Kader PSI Semarang