SuaraCianjur.Id-Makanan dan minuman pada sejarah peradaban islam ini, bisa diakses dengan literatur yang ada.
Pada makanan dan minuman yang ada di sejarah peradaban, tentunya mengandung sesuatu luar biasa dan keberkahan yang kita bisa ambil dari saudara-saudara kita lakukan zaman dahulu.
Ada satu bentuk pangan yang bisa dijadikan minuman untuk menghilangkan rasa haus, yaitu dikenal dengan Sakan Jabin. Sakan ini bermakna cuka dan Jabin itu bermakna madu dari bahasa Persia.
Minuman Sakan Jabin di peradaban Islam di Cordoba Andalusia yang memberikan rasa enak dan menghilangkan rasa manis yang cukup besar ketika mengkonsumsi makanan yang manis.
Untuk membuat minuman Sakan Jabin ini sangat mudah, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah:
1 sendok teh Cuka
3 sendok teh Madu
Air daun mint secukupnya
Es Batu secukupnya
Baca Juga: Syuting Film Petualangan Sherina 2 Molor 2 Hari, Mira Lesmana Beberkan Alasannya
Cara membuatnya:
Siapkan gelas yang berukuran kecil
Masukan cuka dan madu, lalu aduk hingga larut
Masukan air daun mint dan es batu secukupnya
Aduk kembali hingga rata, dan minuman siap disajikan
“Minuman Sakan Jabin ini bisa menjadi minuman yang diberikan ke jama’ah saat Ramadan, untuk berbuka puasa. Rasanya segar, cukanya tidak terlalu terasa karena ada daun mintnya dan ada madu yang mendominasi rasa manisnya,” ujar dr. Zaidul Akbar. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba