SUARA CIANJUR - Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia dan pengamat politik, Ray Rangkuti, PDI Perjuangan akan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024.
Ray meyakini bahwa 90 persen dari partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri akan mendukung Gubernur Jawa Tengah tersebut.
"Kalau saya sih melihat, PDIP itu sudah pada tahap 90 persen mendukung Ganjar sebagai calon presiden," ucap Ray.
Menurutnya, dia yakin demikian karena status kader PDIP lainnya, yaitu Puan Maharani, belum jelas apakah akan diumumkan sebagai calon presiden atau calon wakil presiden oleh PDIP.
Di sisi lain, elektabilitas Ganjar terus meningkat.
"Kalau sampai akhir Maret 2023 PDIP tidak menjelaskan status mbak Puan apakah dia dicalonkan sebagai calon presiden atau sebagai calon wakil presiden, tidak ada lagi figur dari PDI Perjuangan kecuali Ganjar," paparnya.
"Oleh karena itu kalau menurut saya kalau ditanya sekarang, siapakah yang akan jadi calon presiden dari PDIP, 90 persen itu adalah Ganjar," lanjutnya.
Ray menganggap peluang PDIP untuk mengusung Puan sebagai capres atau cawapres sangat kecil karena statusnya yang belum jelas.
Sebaliknya, ia menyarankan agar Puan menjadi Ketua DPR RI lagi di periode berikutnya.
Baca Juga: Wajib Catat! Ini 10 Link CCTV Jalur Mudik Lebaran 2023, Dari Tol Cikampek hingga Nagrek
"Jadi mbak Puan, wassalam, ya kan, mungkin jadi ketua DPR lagi di masa yang akan datang, bagus juga, nggak apa-apa," ujarnya.
Aria Bima, seorang politisi dari PDI Perjuangan (PDIP), mengungkapkan hasil pertemuan tertutup antara Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Fraksi PDIP DPR RI yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 April 2023 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Megawati kembali menegaskan bahwa keputusan mengenai pencapresan dari PDIP merupakan kewenangan ketua umum dan para kader diminta untuk menurunkan diri.
"Ibu menegaskan semua yang menyangkut capres-capresan adalah urusan ketua umum, kamu turun dan turun, apalagi dalam suasana Ramadhan dan Idul Fitri, nanti harus banyak menyapa rakyat, harus menyampaikan ke masyarakat menempuh jalan ideologi," ungkap Aria.
Dalam sebuah pertemuan tertutup di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 April 2023, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri telah menegaskan kembali kepada para anggota partai di DPR RI bahwa keputusan mengenai pencapresan adalah wewenangnya sebagai Ketua Umum.
Aria Bima yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa Megawati belum menyebutkan nama calon presiden yang akan diusung oleh partainya.
Aria menambahkan bahwa semua kader diharapkan untuk tetap mendukung partai dan menurunkan egonya karena keputusan mengenai pencapresan merupakan ranah Megawati.
"Masih belum menyebutkan nama, karena itu semua mengenai capres cawapres, orang dan timingnya adalah kewenangan penuh ibu ketua umum, insyaallah secepatnya," imbuhnya.
Aria Bima yang merupakan Pimpinan Komisi VI DPR RI, menyatakan bahwa pertemuan yang digelar Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Fraksi PDIP DPR RI bukan disebabkan oleh masalah politik.
Menurutnya, pertemuan tersebut berkaitan dengan masalah ideologi.
"Kalau kali ini bukan masalah politik, tetapi masalah ideologi, kader-kader lebih banyak bicara ideologi karena bicara ideologi, karena sadar Ideologi akibatnya akan sadar politik, sadar politik akan menentukan sadar organisasi, sadar organisasi akan menentukan kultural budaya, saya kira itu," tuturnya. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
CEK FAKTA: BPJS Kesehatan PBI Dicabut karena MBG, Benarkah?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Kronologi Lengkap Penumpang Motor 17 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Cibinong
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 12 Februari: Raih Romance Bundle dan Hadiah Valentine
-
Ditinggal 4 Member, ZEROBASEONE Lanjutkan Aktivitas dengan 5 Orang Anggota
-
4 Rekomendasi Tablet RAM 4 GB untuk Aktivitas Belajar Anak, Mulai Rp1 Jutaan
-
10 Prompt Gemini AI Poster Ramadan 2026, Jadikan Momen Penuh Makna
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture & Marine PLN hingga 2025
-
8 Meme SEAblings vs Knetz yang Trending, Netizen Asia Tenggara Bersatu Lawan Korsel