- Ferran Syarif Alinegara, kiper 16 tahun ADO Den Haag keturunan Indonesia, layak dipantau PSSI karena potensinya.
- Ia berhasil menjaga komitmen ibadah puasa Ramadan meski harus berlatih dan bertanding di Belanda.
- Ferran membawa timnya promosi ke divisi teratas kompetisi usia muda Belanda sejak 2023.
Suara.com - Masih berusia sangat muda, kiper keturunan Indonesia di Belanda ini layak untuk terus dipantau oleh pihak PSSI.
Ferran Syarif Alinegara, kiper tim muda ADO Den Haag. Usianya masih 16 tahun dan punya kans besar untuk berkarier di level elit Eropa.
Di tengah persaingan ketat sepak bola usia muda Belanda, Ferran tak hanya berjuang mengamankan posisi di bawah mistar, tetapi juga menjaga komitmennya sebagai seorang Muslim, termasuk tetap berpuasa saat Ramadan meski harus menjalani latihan dan pertandingan.
Berkarier di Belanda bagi pemain muda tentu bukan hal muda. Bukan hanya soal mengejar karier namun juga menjaga ibadah sebagai umat beragama.
Ferran menghadapi tantangan tersendiri sebagai Muslim di lingkungan yang mayoritas non-Muslim.
“Kondisi ini memang berat, tapi saya tetap berusaha menjalankan kewajiban saya sebagai Muslim,” ujar Ferran.
Berlatih dan bertanding dalam kondisi berpuasa tentu menguras energi lebih besar. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk tetap disiplin, baik dalam urusan profesional dan ibadah sebagai seorang muslim.
Ferran yang lahir di Zoetermeer, Belanda, pada 24 Januari 2010, merupakan pemain keturunan Serang-Manado.
Ferran memiliki dua kewarganegaraan, Belanda dan Indonesia, karena kedua orang tuanya berdarah Indonesia meski lahir di Negeri Kincir Angin.
Baca Juga: Nova Arianto Buka Suara Usai Timnas Indonesia U-17 Dibekuk China, Singgung Ekspektasi Tinggi
Musim 2025/2026 menjadi musim keduanya bersama akademi ADO Den Haag. Sejak bergabung pada 1 Juli 2023 dari HBS Jeugd, Ferran menunjukkan perkembangan pesat.
Pada musim pertamanya, ia ikut membawa timnya promosi ke divisi teratas kompetisi usia muda di Belanda. Sebuah pencapaian yang membuktikan kapasitasnya sebagai penjaga gawang muda potensial.
Dengan tinggi badan 1,76 meter di usia 16 tahun, Ferran dikenal sebagai kiper dengan refleks cepat dan keberanian dalam duel satu lawan satu.
Perjalanan Ferran sebagai kiper terbilang unik. Ia baru serius menekuni posisi penjaga gawang sekitar dua tahun lalu saat mulai berlatih di MHD.
Dalam waktu relatif singkat, performanya menarik perhatian sejumlah klub profesional (BVO) sebelum akhirnya memilih ADO Den Haag.
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia