SUARA CIANJUR - Sejak penukaran tiket fisik dibuka pada Sabtu 17 Juni 2023 di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta. Pihak Kepolisian berhasil meringkus komplotan tiket palsu.
Diketahui komplotan penjual tiket palsu jelang FIFA Matchday Indonesia vs Argentina berhasil diamankan pihak kepolisian Reserse Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Komplotan tersebut beraksi di sekitaran kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari Minggu 18 Juni 2023 malam.
Aparat kepolisian telah mengamankan empat orang pemuda dan satu orang wanita beserta kendaraan yang digunakan.
Para pelaku penjual tiket palsu tersebut beraksi di wilayah penukaran tiket resmi yang diselenggarakan pihak penyelenggara, saat penangkapan diketahui sudah terjual 70 tiket palsu.
Kemudian pihak kepolisian juga menyita ratusan lembar tiket palsu beserta barang bukti beberapa tiket asli juga komputer jinjing.
Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Patar Mula Bona mengatakan dengan terbongkarnya komplotan penjual tiket palsu ini dikarenakan adanya sejumlah korban yang sadar dengan tiket yang didapat dan ternyata palsu.
Komplotan penjual tiket palsu pun didapat tengah bertransaksi dengan para korban di sekitar penukaran tiket.
"Ada juga anggota kami yang kami plotting di tempat penukaran tiket. Dari situ kami mendapatkan laporan bahwa ada salah satu korban yang diduga mendapatkan tiket palsu. Saya terjunkan tim Opsnal Reskrim untuk melakukan pendalaman. Ternyata kita sudah mengamankan 4 orang terduga pelaku ditambah dengan tiga orang yang korban yang sudah melakukan transaksi pembelian tiket tersebut," kata Kompol Patar Mula Bona dilansir dari pssi.org.
Baca Juga: Jelang Laga FIFA Matchday Dimulai, Enzo Fernandez dan Garnacho Potong Rambut, Tolong Buat Pitak!
Lantas pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat, berangkat dari penipuan tiket konser Blackpink dan Coldplay agar berhati-hati dalam membeli tiket jelang pertandingan Indonesia vs Argentina.
Patar menambahkan masyarakat jangan sampai tertipu oleh para oknum pelaku kejahatan melalui penjualan tiket pertandingan palsu ini.
Selain itu juga pihaknya menduga ada kemungkinan tiket palsu yang diperjual belikan melalui platform atau media sosial, bagi masyarakat yang tertarik itu dapat merugikan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair
-
Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI
-
PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede