/
Rabu, 28 Juni 2023 | 10:00 WIB
Aga Thohir dan sang ayah, Erick Thohir. Aga Thohir pastikan mundur dari kepengurusan Persis Solo. (Instagram/erickthohir)

SUARA CIANJUR - Mahendra Agakhan Thohir, yang juga dikenal sebagai Aga Thohir, telah mengambil keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai salah satu petinggi di Persis Solo

Pengunduran diri Aga ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menghindari potensi konflik kepentingan yang mungkin timbul akibat posisi sang ayah, Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI

“Alasan utamanya untuk menghindari konflik kepentingan karena bapak (Erick Thohir) kini Ketum PSSI,” ujar Aga Thohir, dikutip dari laman Instagram @ligaindonesia.news, Rabu (28/6/2023). 

Keputusan ini juga menurutnya adalah hasil diskusi dengan sang ayah, Erick Thohir guna kebaikan bersama dan kemajuan sepak bola Indonesia. 

“Saya sudah berkonsultasi dengan bapak bahwa ini jalan terbaik, bukan hanya bagi Persis dan PSSI, tapi yang terpenting bagi sepak bola Indonesia sehingga lebih transparan, bersih, dan semakin profesional,” lanjutnya. 

Keputusan ini sontak mendapatkan reaksi publik. Bahkan ada yang menyindir kesaran petinggi PSSI yang masih berkaitan dengan kepemilikan klub liga 1. 

“Ayooo para petinggi PSSI yang masih megang jabatan di klub bisa dilepas dan fokus ajaa di PSSI,” komen salah satu netizen

“Padahal banyak petinggi klub jadi pengurus juga di PSSI, tpi cuma anak muda ini yg mundur dan sadar akan posisi itu,” komen netizen lainnya. 

Adapun saat ini diantara pengurus PSSI, yang masih memiliki keterikatan dengan kepemilikan klub diantaranya adalah Hasnuryadi sebagai sebagai CEO Barito Putera, Pieter Tanuri sebagai founder Bali United, dan Sumarji sebagai manajer Bhayangkara FC. (*)

Baca Juga: Makin Panas! Tasyi Athasyia Siap Laporkan Balik Mantan Karyawan yang Sebar Fitnah

Load More