SUARA CIANJUR - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin mendekat, dan salah satu potensi yang bisa dimanfaatkan oleh salah satu bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo, adalah tingginya massa mengambang atau swing voters.
Menurut pengamat politik dan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadhli Harahab, Ganjar perlu memberikan tawaran solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat untuk mendekati pemilih-pemilih rasional dan generasi milenial.
"Potensi kenaikan tergantung siapa cawapres yang akan diusung dan gagasan besar apa yang akan diperjuangkan. Perlu digarisbawahi, gagasan itu perlu disosialisasikan secara masif," kata Fadhli, dikutip Cianjur.Suara.Com dari Antara.
Fadhli menekankan bahwa komunikasi yang baik dan efektif menjadi hal yang penting dalam membangun kedekatan antara Ganjar dengan masyarakat dari berbagai sektor.
"Sehingga, terjalin kedekatan dan timbul kepercayaan untuk dapat menyelesaikan persoalan mereka," katanya.
Dengan terjalinnya kedekatan dan kepercayaan antara Ganjar dan masyarakat, diharapkan bisa terwujud solusi bagi persoalan yang dihadapi.
Dukungan terhadap Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 semakin menguat.
Hasil survei dari Populi Center menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 35,8 persen, sementara Algoritma Research and Consulting mencatat angka 29,3 persen, dan SMRC sebanyak 37,9 persen.
Ganjar Pranowo, yang merupakan bakal capres usungan PDI Perjuangan, aktif mengunjungi sejumlah daerah dalam upaya mendapatkan perhatian dari swing voters.
Baca Juga: Daya Tarik Pantai Dewi Mandapa, Tempat Wisata Alam Keluarga di Lampung
"Strategi dengan terjun langsung dan memberi solusi konkret, saya kira, paling ampuh untuk menggaet massa mengambang," tutur Fadhli. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang