Suara.com - Tingginya massa mengambang atau swing voters untuk gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi salah satu potensi yang bisa didekati salah satu bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
Menurut Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab, untuk mendekati swing voters, Ganjar diminta untuk bisa memberikan tawaran solusi atas masalah di masyarakat.
"Potensi kenaikan tergantung siapa cawapres yang akan diusung dan gagasan besar apa yang akan diperjuangkan. Perlu digarisbawahi, gagasan itu perlu disosialisasikan secara masif," kata Fadhli seperti dikutip Antara pada Selasa (5/7/2023).
Ia mengemukakan, tawaran tersebut diperlukan karena sebagian besar pemilik hak suara yang belum memutuskan pilihan tergolong dalam kategori pemilih rasional dan generasi milenial.
Tak hanya itu, dalam pengamatannya melihat Ganjar yang kerap mengunjungi sejumlah daerah alias blusukan untuk mendapat perhatian dari swing voters dinilai tidak cukup.
"Strategi dengan terjun langsung dan memberi solusi konkret, saya kira, paling ampuh untuk menggaet massa mengambang," tambah Fadhli.
Fadhli menekankan, bahwa komunikasi yang baik dan efektif menjadi penting sehingga ada kedekatan antara Ganjar dengan masyarakat dari berbagai sektor.
"Sehingga, terjalin kedekatan dan timbul kepercayaan untuk dapat menyelesaikan persoalan mereka," ujarnya.
Dukungan kepada bakal capres usungan PDI Perjuangan itu untuk memenangkan Pilpres 2024 semakin menguat.
Berdasarkan hasil survei Populi Center, elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 35,8 persen; sedangkan menurut Algoritma Research and Consulting sejumlah 29,3 persen dan menurut SMRC sebanyak 37,9 persen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng