SUARA CIANJUR - Manchester City harus menerima kekalahan dari Arsenal dalam laga final Community Shield 2023.
Kekalahan Manchester City dari Arsenal sangat dramatis lantaran pertandingan berlanjut hingga adu penalti.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola membeberkan penyebab anak asuhnya bisa kalah dari Arsenal di laga final.
Pep Guardiola menilai di awal pertandingan, tim asuhannya bermain dengan sangat baik
Bahkan The Citizen menguasai pertandingan di babak pertama dengan permainan bola pendek.
"Kata-kata pertama saya, selamat kepada Arsenal yang telah memenangkan trofi Community Shield," kata Guardiola dikutip dari laman resmi Manchester City.
"Kami hampir saja menang. Kami bermain bagus selama 25-30 menit, dalam 15 atau 20 menit terakhir babak pertama mereka lebih baik. Mereka memiliki dua peluang dan Stefan melakukannya dengan baik," sambung dia.
Permainan apik dari Manchester City tak hanya berlangsung di babak pertama saja, di babak kedua mereka bermain lebih baik.
Alasannya karena di babak kedua, Pep memasukkan pemain baru yang membuat energi tim bertambah.
Baca Juga: Bun, Jangan Gampang Marah Kalau Gak Mau Anak Alami 6 Efek Negatif Ini!
"Tapi babak kedua kami jauh, jauh lebih baik. Kami memainkan babak kedua dengan sangat baik. Energi kami berasal dari para pemain baru, terutama para pemain yang berada dalam situasi satu lawan satu, para pemain seperti Phil, Kevin dan Cole," ucapnya.
Bahkan di babak kedua, Manchester City berhasil mencetak skor lewat kaki C. Palmer pada menit 77.
Gol yang dicetak diakhir laga membuat Manchester City optimis bisa menang.
Akan tetapi pada waktu tambahan, The Gunners membobol gawang Manchester City melalui L. Trossard pada menit 90+11.
Akhirnya pertandingan berlanjut hingga adu penalti untuk menentukan siapa pemenangnya.
Dalam drama adu penalti, Arsenal berhasil mencetak 4 gol, sedangkan The Citizen hanya mampu mencetak 1 gol.
Alhasil Arsenal keluar sebagai juara dalam turnamen Community Shield 2023.
"Kami hampir saja menang namun pada akhirnya, kami tidak bisa melakukannya dan para eksekutor penalti mereka lebih baik dari kami," beber Pep.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh