/
Senin, 07 Agustus 2023 | 07:57 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (Mancity.com)

SUARA CIANJUR - Manchester City harus menerima kekalahan dari Arsenal dalam laga final Community Shield 2023.

Kekalahan Manchester City dari Arsenal sangat dramatis lantaran pertandingan berlanjut hingga adu penalti.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola membeberkan penyebab anak asuhnya bisa kalah dari Arsenal di laga final.

Pep Guardiola menilai di awal pertandingan, tim asuhannya bermain dengan sangat baik

Bahkan The Citizen menguasai pertandingan di babak pertama dengan permainan bola pendek.

"Kata-kata pertama saya, selamat kepada Arsenal yang telah memenangkan trofi Community Shield," kata Guardiola dikutip dari laman resmi Manchester City.

"Kami hampir saja menang. Kami bermain bagus selama 25-30 menit, dalam 15 atau 20 menit terakhir babak pertama mereka lebih baik. Mereka memiliki dua peluang dan Stefan melakukannya dengan baik," sambung dia.

Permainan apik dari Manchester City tak hanya berlangsung di babak pertama saja, di babak kedua mereka bermain lebih baik.

Alasannya karena di babak kedua, Pep memasukkan pemain baru yang membuat energi tim bertambah.

Baca Juga: Bun, Jangan Gampang Marah Kalau Gak Mau Anak Alami 6 Efek Negatif Ini!

"Tapi babak kedua kami jauh, jauh lebih baik. Kami memainkan babak kedua dengan sangat baik. Energi kami berasal dari para pemain baru, terutama para pemain yang berada dalam situasi satu lawan satu, para pemain seperti Phil, Kevin dan Cole," ucapnya.

Bahkan di babak kedua, Manchester City berhasil mencetak skor lewat kaki C. Palmer pada menit 77.

Gol yang dicetak diakhir laga membuat Manchester City optimis bisa menang.

Akan tetapi pada waktu tambahan, The Gunners membobol gawang Manchester City melalui L. Trossard pada menit 90+11.

Akhirnya pertandingan berlanjut hingga adu penalti untuk menentukan siapa pemenangnya.

Dalam drama adu penalti, Arsenal berhasil mencetak 4 gol, sedangkan The Citizen hanya mampu mencetak 1 gol.

Load More