SUARA CIANJUR – Performa Persija Jakarta memang sedang mengkhawatirkan. Bahkan, dalam beberapa terakhir skuad asuhan Thomas Doll tersebut sedang dalam tren buruk, yang mana dalam 5 pertandingan terakhir tak pernah menang sekalipun.
Menanggai hal ini, pihak Persija Jakarta akan melakukan evaluasi dengan melibatkan Jakmania, melalui proses diskusi.
“Hari ini kami melakukan pertemuan dengan Jakmania dengan harapan kami bisa memperbaiki keadaan tim. Tentunya kami dan Jakmania saling menerima kritikan. Forum ini adalah sebuah simbolisme untuk menuju sinergi yang lebih baik antara klub dan Jakmania,” ucap Direktur Utama Persija Jakarta, Ambono, dikutip dari web resmi Persija Jakarta, Jumat (8/9/2023).
Selanjutnya, forum ini akan menjadi wadah komunikasi yang akan terus berlanjut kedepannya.
“Kami berharap kebersamaan antara klub dan Jakmania selalu terjalin dengan baik dan bisa saling mengerti. Insyaallah komunikasi dengan para suporter akan diperbaiki dan lebih intens,” lanjut Ambono.
Adapun isi dari pertemuan ini adalah untuk mencari jalan keluar bersama-sama atas kondisi Persija Jakarta yang saat ini sedang dalam performa mengkhawatirkan.
“Kami semua mencari jalan keluar dan solusi bersama-sama, semoga apapun yang kami lewati ke depannya bisa kami lewati bersama dan bisa memberikan yang terbaik untuk Persija,” sambung Ambono.
Sementara itu, selanjutnya Persija Jakarta akan melakoni laga melawan Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026