SUARA CIANJUR - Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan timnya dari Chinese Taipei dalam ajang Asian Games.
Ia menyatakan bahwa para pemain tidak mampu berkembang sebagaimana yang diharapkan, terutama dalam hal kesalahan passing dan pergerakan tanpa bola yang terlihat kurang efektif.
"Pertama tentu kita lihat sendiri para pemain tidak bisa berkembang seperti yang kita harapkan dan banyak kesalahan passing dan juga pergerakan tanpa bola dari pemain yang tidak kelihatan," ungkap Indra dikutip dari akun @timnas.inaa Jumat (22/9/2023).
Indra Sjafri menegaskan bahwa timnya sangat yakin bisa memenangkan pertandingan tersebut. Mereka telah merencanakan strategi menghadapi Chinese Taipei yang dikenal akan bermain defensif. Namun, di babak pertama, mereka kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan.
"Kami sangat yakin bisa memenangkan pertandingan. Sebenarnya apa yang kami prediksi terhadap permainan Taiwan pasti akan bermain defend, dan kita di babak pertama tidak bisa membongkar pertahanan mereka," tegas Indra.
Ia menyebut bahwa Chinese Taipei bahkan berhasil mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut. Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan dan membuat pemain Indonesia kesulitan untuk bangkit.
"Malahan mereka yang bisa melakukan serangan dengan membuahkan hasil satu gol. Dengan gol terjadi, para pemain tidak bisa bangkit," sebutnya.
"Dan saya melakukan beberapa pergantian [pemain] untuk mengubah situasi, tetapi tidak banyak membantu. Memang hasil ini yang kita tidak inginkan," pungkasnya.
Dalam pertandingan ini, Chinese Taipei berhasil mengakhiri periode tanpa kemenangan mereka sejak tahun 2017. Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang signifikan bagi mereka. (*)
Baca Juga: ASIAN Games Akan Dimulai, Pelatih Timnas Indonesia U24 Indra Sjafri Malah Bingung, Kenapa Pak?
Berita Terkait
-
Kalah dari Chinese Taipei, Indra Sjafri Dapat Pesan dari Ketum PSSI Erick Thohir
-
Indonesia Kalah dari Chinese Taipei di ASIAN Games, Indra Sjafri: Sudah Kami Prediksi!
-
Kalah Dari Chinese Taipei, Pelatih Indra Sjafri Sorotti Soal Pelayanan ASIAN Games 2023
-
Pelatih Timnas Indonesia U24 Indra Sjafri Beberkan Potensi Besar Hugo Samir, Berikut Penjelasannya
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026
-
Perjalanan Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026: Pembalasan Sempurna Boy Arnez Cs
-
Puncak HJB ke-544: Sentul City Sukses Fasilitasi Turnamen Minisoccer Antar Jurnalis se-Bogor Raya
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
-
Bawa-bawa Logo Koperasi di Pesan Kesehatan, Strategi Komunikasi Pemasaran Aqua Menuai Kritik
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026