Deli.Suara.com - Polda Sumut memanggil pemilik kilang padi di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (6/7/2022). Diketahui pemilik kilang padi tersebut sempat viral karena terlibat cekcok dengan petugas Ditreskrimsus Polda Sumut dan menuding polisi membawa paksa beras.
Padahal, polisi mengamankan sampel beras untuk menyelidiki adanya dugaan penjualan beras yang tidak sesuai Parameter yang dipersyaratkan untuk kategori beras Premium.
"Iya (kita panggil pemilik kilang padi)," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Hadi Wahyudi mengatakan, pihak Dinas Ketahanan Pangan bakal mengantar sampel beras yang diamankan ke laboratorium untuk dilakukan pengujian.
"Iya nanti sama dengan pihak dinas terkait," pungkasnya.
Sebelumnya, video yang menunjukkan pertengkaran antara polisi dengan pemilik kilang padi di Deli Serdang, viral di media sosial.
Dilihat dari akun Instagram @tkpmedan, terlihat keributan terjadi di dalam areal gudang kilang padi. Tampak sejumlah personel kepolisian berada di lokasi dan mengamankan sejumlah karung beras. Saat hendak membawa beras, terjadilah keributan adu mulut antara polisi dengan pihak kilang padi.
"Bapak, tidak bisa ambil gitu banyak lho pak, bapak pemaksaan lho. Bapak pemaksaan mengambil barang-barang kita ya di pabrik kami melanggar undang-undang 551 ya," ujar salah seorang wanita sambil merekam video menggunakan ponselnya.
Dalam video juga tampak salah seorang satpam dari kilang padi, mencoba menghalangi polisi saat membawa beras. Namun upaya Satpam hempas, polisi tetap mengamankan beras sembari berjalan meninggalkan areal gudang beras.
Baca Juga: Deretan Klub yang Cocok Jadi Pelabuhan Cristiano Ronaldo, Andai Hengkang dari Manchester United
"Bapak kalau maksa saya teriak. Panggil masyarakat sini semua, kumpulkan SPSI, masyarakat sini semua," kesalnya.
"Bapak gak boleh gitu mengambil barang orang tanpa permisi," kata wanita tersebut.
Hadi mengatakan, pengambilan sampel beras yang dilakukan penyidik sudah sesuai prosedur.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 30 Juni disaat penyidik melakukan penyelidikan sesuai dengan Sprin Lidik Nomor : Sprin Lidik/230/VI/ 2022/Ditreskrimsus, tanggal 20 Juni 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Penyidik Dilaporkan ke Propam Polda Sumut, Begini Masalahnya
-
Hasil Survei: 81 Persen Warga Puas dengan Pelayanan Polda Sumut
-
KPK Fasilitasi Polda Sumut Periksa Bupati Langkat Terbit Rencana Sebagai Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia
-
1.178 Personel Polda Sumut Naik Pangkat Saat Hari Bhayangkara
-
Polda Sumut Bantah Penyidik Ditreskrimsus Ambil Paksa Beras di Kilang Padi Deli Serdang, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
7 Tips Feng Shui yang Dipercaya Membawa Keberuntungan di Hari Senin
-
Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh
-
Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram