Deli.Suara.com - Khaled Mansour, komandan senior kelompok jihad Islam Palestina dikabarkan tewas akibat serangan udara militer Israel ke jalur Gaza.
Kematian khaled Mansour yang memimpin operasi Jihad Islam yang didukung Iran di jalur Gaza Selatan, terjadi sehari setelah serangan Israel lainnya yang menewaskan komandan militer di utara.
Sementara itu, korban tewas akibat serangan udara Israel hingga Minggu (7/8/2022) berjumlah 31 orang, dimana 6 di antaranya adalah anak-anak.
Sedangkan untuk korban luka, pejabat kesehatan Palestina menyebutkan ada lebih dari 250 orang lainnya mengalami luka-luka.
Sebuah sumber dari Jihad Islam mengatakan bahwa saat ini sedang ada diskusi yang berlangsung di tingkat tertinggi menuju gencatan, tetapi memperingatkan bahwa perlawanan tidak akan berhenti jika agresi dan kejahatan pendudukan Israel terus berlanjut.
Di tepi barat, Israel terus melanjutkan operasi militer melawan kelompok Jihad Islam, menangkap 20 tersangka dalam serangan semalam, militer mengumumkan pada hari Minggu.
“Militer Palestina membalas dengan roket yang ditembakkan ke Israel, memicu sirene serangan udara di Yerusalem,” ucap tentara Israel.
Sementara itu, Menteri Kehakiman Israel Gideon Saar mengatakan bahwa kelompok Jihad Islam telah menembakkan roket ke arah Yerusalem.
Sedangkan Hamas, kelompok militan yang lebih besar yang menguasai Gaza, tampaknya tetap berada di sela-sela konflik untuk saat ini, menjaga tanggapannya tetap terbatas.
Baca Juga: 4 Tips agar Kamu Bisa Berkembang Secara Profesional, Bikin Jadwal!
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Kemlu RI Diminta Galang Kekuatan Internasional, Hentikan Serangan Israel ke Palestina
-
Malaysia Kutuk Keras Serangan Israel di Gaza, Tewaskan Anak-anak
-
Israel Terus Menyerang Palestina, Kemlu RI Diminta Galang Kekuatan Internasional Hentikan Serangan
-
Serangan Udara Israel: Tewaskan Komandan Jihad Palestina, Korban Bertambah Jadi 31 Orang
-
MUI Sebut Serangan Israel Program Sistematis Lumpuhkan Rakyat Palestina, Desak Amerika Serikat Bela Kemanusiaan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama, Kapan Jadwal Mulai Berpuasa?
-
Makan Mewah di Tenten Jadi Lebih Hemat! Cek Diskon 35% Khusus Nasabah BRI
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Sukseskan Program Zero Dose
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham