- Rusia meluncurkan serangan drone dan rudal ke berbagai wilayah Ukraina, menewaskan 26 orang serta merusak infrastruktur energi nasional.
- Serangan besar terjadi di kota strategis Ukraina sesaat sebelum rencana gencatan senjata dua hari yang diumumkan Rusia dimulai.
- Ukraina merespons dengan serangan balasan ke wilayah Rusia, menyebabkan korban jiwa serta kebakaran pada kilang minyak di Leningrad.
Suara.com - Sedikitnya 26 orang tewas dan lebih dari 80 lainnya luka-luka akibat gelombang serangan drone serta rudal Rusia di berbagai wilayah Ukraina, hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang diumumkan Kiev mulai berlaku.
Serangan besar itu terjadi saat tensi perang Rusia-Ukraina justru kembali meningkat menjelang gencatan senjata yang direncanakan pekan ini.
Otoritas Ukraina menyebut serangan menghantam sejumlah kota strategis, termasuk Kramatorsk, Zaporizhzhia, Chernihiv, Dnipro, Poltava, dan Kharkiv.
Kota Zaporizhzhia menjadi wilayah dengan korban terbanyak, dengan sedikitnya 12 orang tewas dan belasan lainnya terluka.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan lima orang tewas dalam serangan di Kramatorsk, kota penting terakhir di wilayah Donetsk yang masih dikuasai Kiev.
Empat korban jiwa lainnya dilaporkan tewas akibat serangan terpisah di Kota Dnipro, Ukraina tenggara.
Tak hanya menyasar permukiman, serangan Rusia juga menghantam fasilitas gas milik negara Ukraina di wilayah Poltava dan Kharkiv.
Lima orang, termasuk pekerja energi dan tim penyelamat, dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
CEO perusahaan energi negara Ukraina, Serhiy Koretskyi, mengatakan serangan kombinasi drone dan rudal balistik menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur energi.
Baca Juga: Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
“Kami mengalami kerusakan signifikan dan kehilangan produksi,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.
Akibat serangan itu, pasokan gas ke hampir 3.500 pelanggan terputus. Pemerintah Ukraina kini menilai serangan terhadap fasilitas energi sebagai upaya Moskow melemahkan ketahanan sipil negara tersebut.
Zelenskyy menuding Rusia menunjukkan sikap tak patut dengan mengumumkan gencatan senjata namun tetap meluncurkan serangan mematikan.
Zelenskyy menegaskan Ukraina akan membalas setiap tindakan Rusia secara setimpal.
“Rusia bisa menghentikan tembakan kapan saja. Perdamaian membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar pernyataan,” kata Zelenskyy.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata dua hari pada Jumat dan Sabtu untuk memperingati kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II.
Berita Terkait
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
Temui Menlu Iran, Putin Sebut Siap Mediasi Konflik di Timur Tengah
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia
-
Terima Pesan dari Mojtaba Khamenei, Sikap Vladimir Putin Bisa Bikin AS Was-was
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial
-
3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
-
Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik