Deli.Suara.com - Bentrok yang terjadi antara mahasiswa Fakultas Teknik vs Fakultas Pertanian di kampus Universitas Sumatera Utara (USU) mengakibatkan aktivitas pembelajaran tatap muka dihentikan sementara waktu.
Hal ini disampaikan Kepala Humas, Promosi, dan Protokoler USU Amalia Meutia kepada Deli.Suara.com, Rabu (14/9/2022) siang.
Dikatakannya, akibat dari bentrok tersebut pihak rektorat dan fakultas memutuskan pembelajaran kembali ke daring, tidak tatap muka.
"Saat ini pembelajaran di kampus FT (Fakultas Teknik) dan FP (Fakultas Pertanian) kembali daring, sambil menunggu kondisi kondusif," ujarnya.
Ia mengatakan mahasiswa yang melakukan bentrok tersebut telah diselesaikan antara kedua pihak pimpinan fakultas. Tidak ada korban luka-luka dalam kejadian ini.
"Hanya saja sekarang sudah reda kok. Gak ada bang (masalah korban),"ucap Amalia.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula bentrok tersebut pada pagi hari. Diduga akibat mahasiswa tersebut saling menggeber sepeda motor mereka.
"Kejadiannya setahuku pagi tadi, ini sudah kondusif. Biasalah mahasiswa baru saling geber-geber kereta (motor), jadi cari perkara," kata salah seorang mahasiswa.
Keributan semakin memanas hingga akhirnya kedua belah pihak saling lempar batu.
Baca Juga: Mencekam! Dua Kubu Mahasiswa Bentrok di Kampus USU, Kaca Gedung Pecah Kena Lempar Batu
"Lalu mereka emosi, ya mereka lempar-lemparan batu," pungkasnya.
Reporter: Beni Nasution
Berita Terkait
-
Masih Didata, Pengemudi Daring di Cirebon Bakal Dapat BLT Penyesuaian Harga BBM
-
Massa PA 212 Sempat Bentrok dengan Mahasiswa, Polisi Sebut Seorang Pendemo Dilarikan ke RS karena Babak Belur
-
Geger! Bentrok Remaja Pecah di Muara Enim, Iqbal Ditemukan Tewas di Taman Adipura
-
Demo Rusuh PA 212 di Jakarta, Mahasiswa Diamuk Massa hingga Nyemplung di Kolam Patung Kuda: Bawa ke Petamburan!
-
Sama-sama Tolak BBM Naik, Polisi Ungkap Picu Bentrokan Massa PA 212 Vs Mahasiswa di Patung Kuda: Ada Misskom
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Awas Kena Tilang! Korlantas Polri Bakal Pasang Kamera ETLE di Perlintasan Kereta Api
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover