Deli.Suara.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan penyitaan terhadap aset bos judi online Apin BK alias Joni.
Rabu (18/10/2022) sore tadi, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut menyita aset Apin BK di dual lokasi yakni bangunan ruko di Tanjung Morawa dan Jalan Danau Singkarak Medan.
"Pada hari ini, kita lakukan penyitaan di dua lokasi, (Kompleks) Suzuya Tanjung Morawa Deli Serdang dan Jalan Danau Singkarak Medan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Ia menjelaskan, di Kompleks Suzuya Tanjung Morawa disita 2 unit rumah toko (ruko) berlantai III dengan nilai Rp 4 miliar. Demikian juga di Jalan Danau Singkarak Medan, disita 2 unit ruko bernilai Rp 1,1 miliar.
"Ini merupakan penyitaan aset ke-26 milik tersangka Apin BK alias Jonni dengan total nilai sampai hari ini 151,9 miliar," jelas Hadi.
Kata Hadi, penyitaan itu dilakukan sebagai rangkaian proses penyidikan dan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam.
"Proses penyidikan masih terus berjalan dan pengembangan," katanya.
Penyitaan aset itu dilakukan dengan pemasangan stiker dan plank bertuliskan, "Aset Ini Dalam Penyitaan Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara".
Diberitakan, Apin BK ditangkap di Malaysia, dan dibawa ke Indonesia pada Jumat (14/8/2022) kemarin.
Baca Juga: VIVO V25e, Design Flagship Bersaing Di Pasar Smartphone Mid-Range Indonesia
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Apin BK sempat kabur ke Singapura, lalu pindah ke Malaysia.
"Lewat kerjasama antara polisi dari kedua negara, Apin BK ditangkap," jelasnya.
Listyo mengatakan, penangkapan Apin BK merupakan komitmen Polri dalam memberantas judi online.
"Ini komitmen kami memburu para bos judi online. Salah seorang ABK," ungkapnya.
Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, petugas terus mendalami kasus judi milik Apin BK.
"Kita telah menyita sejumlah aset lebih dari Rp 21 miliar dari hasil bisnis judi dengan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," katanya.
Berita Terkait
-
Polda Sumut Kembali Sita Aset Apin BK, Kali Ini Empat Ruko
-
Investor Kripto Cukup Banyak, Tapi Pemahaman Dangkal
-
Penegakan Hukum Judi Diragukan, Polisi Diduga Tangkap "yang Paling Aman"
-
Istri Polisi Coba Curi Motor Warga Minta Suaminya Tak Dipecat, Polda Sumut Bilang Begini
-
Apin BK Diperiksa di Ditkrimsus Polda Sumut Atas Kasus Judi dan Pencucian Uang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting