Deli.suara.com - Menurut data terbaru dari English Collective of Prostitution, perempuan Inggris yang memilih untuk menjadi PSK dilaporkan meningkat. Hal ini didorong oleh krisis biaya hidup akibat inflasi yang mencapai 10% atau tertinggi dalam 40 tahun.
Bahkan seorang istri tentara dilaporkan harus bekerja dalam industri prostitusi tersebut karena krisis keuangan. Salah satu istri tentara berusia 25 tahun yang juga ibu dua anak, mengatakan ia terpaksa menjadi PSK paruh waktu setelah kehilangan pekerjaannya di kafe.
Di Inggris, menjadi pekerja seks adalah legal secara umum. Namun, beberapa aktivitas yang menyerupai prostitusi seperti mengajak secara terang-terangan di muka umum, menjalankan usaha rumah bordil, dan menjadi germo atau calo, adalah tindakan melanggar hukum.
Tapi, jika sang pekerja seks berusaha menarik perhatian pelanggan dengan beraksi sendirian di jalanan, hal itu masih diperbolehkan. Meski mereka akan menjadi rentan dengan sejumlah tindakan kekerasan dan kriminal.
Krisis ekonomi di Inggris masih berlanjut setelah Kantor Statistik Nasional (ONS) mengungkapkan secara keseluruhan harga bahan pangan naik 17 persen tahun ini hingga September 2022.
Bahkan berdasarkan data terbaru , harga pasta, teh, keripik dan minyak goreng, minyak sayur di Inggris telah melonjak naik 65 persen dalam setahun.
Dilansir dari BBC pada Selasa (25/10/2022), kenaikan harga secara drastis ini terjadi ketika inflasi berada pada level tertinggi 40 tahun, dengan harga-harga mengalami kenaikan hingga 10,1 persen dalam setahun.
Kenaikan harga makanan mendorong inflasi terbaru dalam biaya hidup pada bulan September 2022, bersama dengan tagihan energi dan biaya transportasi. [BIN]
Baca Juga: Lahiran Akhir Tahun Ini, Jenis Kelamin Calon Anak Hyun Bin dan Son Ye Jin Terungkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores
-
Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Berikut Panduannya
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat
-
Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..
-
Dari Jeruji ke Iqomah
-
Bukan LCGC, Mobil 7 Penumpang Penggerak RWD Ini Cuma Rp60 Jutaan Jelang Lebaran 2026