Memanasnya kubu pendukung bakal calon presiden (bacapres) dalam beberapa waktu belakangan semakin terbuka. Berbagai lontaran di media sosial (medsos) yang mendukung bacapres mulai menghiasi cuitan di Twitter.
Hal tersebut salah satunya ditunjukan pendukung Anies Baswedan Geisz Chalifah. Ia melakukan serangan balik kepada partai maupun pendukung bakal capres lain yang terang-terangan menyudutkan Anies Baswedan.
Dalam cuitannya, Geisz menyerang balik PDI Perjuangan dengan menayangkan sebuah tautan artikel media online yang menyebut partai berlambang banteng moncong putih itu mempertanyakan prestasi Anies Baswedan saat memimpin DKI Jakarta. Lantaran itu, Geisz kemudian memaparkan sejumlah capaian prestasi Anies saat memimpin ibu kota.
"Ayuk adu prestasi," cuit Geisz melalui akun twitter pribadinya @GeiszChalifah seperti dikutip Suara.com pada Selasa (23/5/23).
Dalam cuitan lanjutannya, Geisz memaparkan kepemimpinan Anies di DKI dengan mengemukakan, jika di bawah kepemimpinan Mantan Mendikbud tersebut Jakarta mendapat lima kali berturut-turut predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterbitkan BPK.
"Anies 5 thn berturut mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Anies mendapat penghargaan dunia dengan integrasi transportasi publik," tulisnya.
Selain kebanggaan di sektor pemerintahan, Geisz juga menuliskan jika Anies tidak menggusr Kampung Akuarium.
"Anies membangun kampung akuarium bukan menggusur."
Selain itu, secara fisik, Geisz tak lupa menuliskan kebanggaan karena pendirian Stadion JIS dan pembuatan Sirkuit Formula E untuk kalender balap mobil listrik internasional.
"Anies bangun JIS dan Sirkuit Foemula E dan ada ratusan lainya lagi selama Gubernur. Ayuk kita adu."
Baca Juga: Terungkap Inilah Tiga Bakal Cawapres Anies Baswedan, Ada Gubernur Jawa!
Sebelumnya diberitakan, PDI Perjuangan mengkritik balik Anies Baswedan setelah bakal cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu membandingkan pembangunan jalan di era Presiden Jokowi dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya.
Menurut Ketua DPP PDIP Said Abdullah, kritik yang disampaikan Anies sebatas ingin mencari perhatian publik.
"Ya sama saja dengan yang disampaikan. Anies kan selalu membuat kontrasi, supaya dia menarik perhatian publik," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/5/2023).
Said juga mengkritik balik Anies perihal kebijakan sumur resapan yang ia terapkan di DKI Jakarta.
Ia mengemukakan, secara alamiah, air hujan yang jatuh ke bumi seharusnya dialirkan mengarah ke laut, bukan justru dimasukkan ke tanah melalui sumur yang dibuat.
"Itu justru membuang anggaran APBD DKI sia-sia. Apakah itu juga gak dipikirin oleh Anies? Kenapa Anies nimba orang lain? Menutupi apa kesalahan yang dia lakukan selama jadi gubernur DKI. Biasalah yang seperti itu, lubang sendiri yang ditutup, dia tembak orang lain," kata Said.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi