Wali Kota Solo menolak mentah-mentah doa netizen yang menyebut Jokowi bisa menjabat presiden hingga tiga periode.
Gibran mengaku unggahan netizen Twitter itu adalah sebuah doa yang jelek dan tak ingin menjadi nyata.
Penolakan Gibran ini bermula ketika putra sulung Presiden Jokowi tersebut mengumumkan bahwa studio rekaman tertua Indonesia, Lokananta, di Solo kembali dibuka.
"Lokananta terlahir kembali," tulis Gibran di akun Twitter @gibran_tweet, dikutip Selasa (30/5/2023).
Cuitan itu kemudian dibalas warganet, yang mana ia berdoa kalau Jokowi bisa menjabat lagi hingga tiga periode.
"Moass wali jaluk tiket mooasss pingin nonton parade hujan tak dongakne bapakne sampean iso telu periode (aku doakan ayahmu sampai tiga periode)," kata akun @bukan_ZaynMalik.
Menanggapi itu Gibran seolah tak terima dengan doa tersebut.
"Itu doa yang jelek. Jangan sampai kejadian," balas Gibran.
Cuitan Gibran ini kemudian diapresiasi warganet. Mereka ikut setuju kalau Jokowi tidak perlu lagi menjabat hingga tiga periode.
Baca Juga: Musim Haji Tiba, Inilah 5 Rukun Haji yang Wajib Dilaksanakan Jemaah
"Saya mah sangat sayang kalau sampai Beliau menjabat 3 periode , itu betul Mas , 1. Konstitusi , 2. Beliau memang tdk berkenan. 3. (2) periode saja sudah banyak yang iri karena kesuksesan Beliau , Biarkan Beliau Istirahat..." kata salah satu warganet.
"Joss mindset e. Aku padamu mas. Next presiden e sampean rapopo mas," sebut lainnya.
"Jangan 3 periode wey, kasian pak de haw," timpal yang lain.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Resmi Merilis Pohon Hayat sebagai Logo IKN yang Terpilih
-
Jokowi Luncurkan Logo IKN Bertema Pohon Hayat, Apa Maknanya?
-
Disemprot Warganet Gegara Santuy Istri Dilecehkan, Gibran: Iya Saya Gak Normal
-
Cawe-cawe Jokowi Di Pemilu 2024 Berbalas Sindiran Anies Soal Penjegalan
-
1.900 Jenazah WNI Korban Perdagangan Orang Dipulangkan, Jokowi Perintahkan Tak Ada 'Backing-backingan'
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
Menuju Solar Based Economy: Tantangan Regulasi dan Pendanaan Program PLTS 100 GW Presiden Prabowo
-
Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri
-
Inara Rusli Diduga Sindir Istri Sah Insanul Fahmi, Bahas Cadar dan Nafkah
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil