/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 13:22 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir ((Dok. PSSI))

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir membongkar nominal bayaran tinggi wasit Liga 1 Indonesia musim 2023/2024. Tak main-main, gaji wasit Liga 1 per bulan sampai melampaui gaji menteri Kabinet Indonesia Maju.

Erick mengaku gajinya sebagai Menteri BUMN setiap bulan masih lebih sedikit dari gaji wasit. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2000, gaji untuk menteri diatur sebesar Rp 5 juta per bulan.

"Alhamdulillah, mereka (wasit Liga 1) rata-rata 17 kali meniup peluit dalam semusim. Sekali tiup, nominalnya titik-titik. Dalam sebulan, gajinya titik-titik," ungkap Erick Thohir dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta pada Kamis (22/6/2023).

Gaji itu masih belum ditambah tunjangan jabatan menteri, di mana per bulan menteri akan mendapatkan tunjangan kurang lebih Rp 13 juta. Hal ini seperti yang tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001.

Maka jika gaji dan tunjangan ditotal, menteri pemerintahan Presiden Jokowi rata-rata mendapatkan bayaran Rp 18 juta per bulan.

Jumlah itu lebih sedikit ketimbang pendapatan per bulan wasit Liga Indonesia. Merujuk pada Liga 1 musim lalu, wasit Liga 1 dibayar Rp 10 juta setiap memimpin pertandingan. 

Sementara itu, hakim garis sekali pertandingan bakal menerima Rp 7,5 juta. Sedangkan wasit tambahan dan cadangan masing-masing akan mendapat Rp 5 juta setiap pertandingan.

Erick Thohir menjelaskan bahwa untuk Liga Indonesia musim 2023/2024 mendatang, setiap wasit akan memimpin 17 pertandingan dalam satu musim. Artinya, jumlah pendapatan wasit Liga 1, mantan Presiden Inter Milan itu, bakal melampaui menteri seperti dirinya.

"(Wasit Liga 1) lebih tinggi gajinya dari menteri. Menteri Rp 19 juta per bulan, mereka bisa Rp 20 juta. Alhamdulillah itu lebih tinggi. Selevel menteri mereka," pungkas Erick Thohir.

Baca Juga: Sepak Terjang Lee Man FC, "Si Bayi Ajaib" Hong Kong Musuh Bali United di Liga Champions Asia

Load More