Kedekatan antara Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat ini menjadi perbincangan dalam politik nasional. Kedekatan keduanya terrekam publik saat bertemu di MRT usai Pemilu 2019 silam.
Namun rupanya, pertemuan tersebut ternyata telah 'diatur' dengan rapi dan baik. Adalah Irfan Asy'ari Sudirman Wahid, yang lebih dikenal Ipang Wahid, mengungkapkan dirinya menjadi 'sutradara' pertemuan politik tersebut.
"Salah satu yang nggak gua lupain adalah pertemuan antara Pak Jokowi sama Pak Prabowo di MRT. Oh gua terlibat dari seminggu sebelumnya terlibat," ungkapnya melalui podcast di kanal Youtube Total Politik.
Ipang mengaku bahwa keterlibatannya dalam pertemuan itu salah satunya ialah merekam momen keduanya seolah terlihat seperti netizen capture atau tangkapan momen oleh warganet.
"Nah kita terlibat ya karena gua kepengen semuanya itu video yang beredar itu natural gitu, jadi semuanya tuh pengennya bahasa anak jaman sekarang itu adalah netizen capture," katanya.
Jadi, kata dia, seolah-olah akan terlihat seperti rekaman yang diambil oleh warganet. Dalam projek tersebut ia mengerahkan sekitar 20 tim yang ia sebar ke titik-titik pemberhentian MRT.
"Jadi seolah-olah dari netizen yang ngambil, jadi gua bawa tim gua ada berapa yah 20 an atau lebih gitu yah, gua taruh di titik-titik pemberhentian MRT," katanya.
Ipang juga menambahkan bahwa ia menaruh anggota timnya untuk kemudian merekam dari stasiun MRT. Bahkan ia juga menaruh beberapa kamera di dalam MRT untuk merekam momen saat kedua tokoh itu berada di dalam MRT.
"Kan MRT pasti berhenti kebuka naro ada orang ngambil dari luar itu udah gua siapin itu tim gua semua. Even (bahkan) sampai di dalem kereta itu gua udah mikirin gimana caranya nempel kamera yang bisa gua tempel di MRT nya itu," lanjutnya.
Baca Juga: Lagi Bangun Lapangan Sepak Bola, Prabowo Kasih Gratis Buat Latihan Persija
Aksi kegiatan merekam itu diakuinya sebagai operasi rahasia. Bahkan protokol istana maupun paspamres tidak mengetahui hal tersebut, ia mengaku beberapa kamera hilang dirampas paspamres.
"Itu saking rahasianya sampai protokol istana nggak ada yang tau, paspamres juga nggak ada yang tahu. Baru tau pagi jam 6, nah kita udah kerjakan itu dari seminggu sebelumnya udah ngecek kereta apa segala macem," ungkapnya.
"Jadi pada waktu begitu kejadian ada beberapa kamera yang ilang diambil paspamres 'wih ada apaan kamera' diambil," lanjutnya.
Dari projek-projek itulah sampai saat ini ia dikenal banyak orang dengan sebutan sutradara politik. Orang yang memang sering menjadi pemoles citra para politikus.
"Tapi asik jadi pada waktu naro beberapa orang gitu kan candid, sutradara politik akhirnya jadi orang nyebutnya" imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui