Pegiat media sosial Dokter Tifa mengaku pusing saat mengetahui harta kekayaan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury yang menembus Rp 200 miliar. Hal ini terungkap saat Pahala dilantik menjadi Wamenlu oleh Presiden Jokowi pada Senin (17/7/2023).
Melalui akun Twitternya, Dokter Tifa mengungkap rasa herannya bagaimana Wamenlu bisa memiliki harta kekayaan sebanyak itu. Ia pun mengomentari pemberitaan mengenai harta kekayaan Pahala Mansury dengan sindiran menohok.
Ia menyinggung kekayaan Rp 250 miliar milik Pahala Mansury yang didapat selama menjadi pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, jabatan di BUMN sudah diemban Pahala sejak Jokowi menjadi presiden pada 2014 silam.
"Menyimak harta kekayaan Wakil Menteri Baru dari jabatan dia (Pahala) betul-betul bikin pusing," aku Dokter Tifa dalam cuitannya pada Senin (17/7/2023).
"Pejabat BUMN sejak 2015 hingga 2023 bisa punya harta Rp 250 miliar. Artinya dia jadi Pejabat BUMN sejak Mbah Owi (Jokowi) mulai jabat jadi lurah (presiden) di 2014," sambungnya.
Dokter Tifa pun mencurigai asal harta Wamenlu yang menembus ratusan miliar. Salah satunya dengan mempertanyakan usaha Wamenlu selain bekerja sebagai pejabat BUMN.
"Memang bisa ya punya duit segitu banyak? Surat berharga Rp 180 miliar? Memang punya usaha apa selain jadi pejabat BUMN?" cecar Dokter Tifa.
"Kalau ada cebong komen: 'Iri bilang, boss', sumpah saya sambit pake bakiak," tandas Dokter Tifa dengan pedas.
Cuitan Dokter Tifa itu langsung mendapatkan atensi luas warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 25 ribu kali dan dibanjiri beragam pendapat warganet.
Baca Juga: Meredakan Keributan Fans, Brisia Jodie Pamer Foto Akrab dengan Tiara Andini
"Mungkin ada pesugihannya bu dokter," sindir warganet.
"Di sini baru tahu kalian wahai warga Konoha, mereka pejabat menumpuk harta kekayaan pribadi sementara kalian makan sembako saja sulit. Masih belum sadar juga? Lanjut 3 priode," sentil warganet.
"Ngeri lur banyak banget duitnya, kita nyari duit 100 ribu per hari aja harus panas panasan di jalan selama berjam-jam," curhat warganet.
"Ya pantas saja dok, Pak Jokowi kemarin mengatakan bahwa warga RI sekarang perekonomiannya menjadi menengah atas," tambah yang lain.
"Banyak orang direzim pak Jokowi yang mendadak tajir melintir. Sementara rakyat makin susah dari hari ke hari," komentar warganet.
"Suuzon itu menyudutkan orang tidak pakai data dan bukti," bela warganet.
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Nezar Patria yang Resmi Dilantik Sebagai Wamenkominfo
-
Gantikan Johnny Plate, Budi Arie Dilantik Jokowi Jadi Menkominfo
-
Harta Kekayaan Budi Arie Setiadi Capai Rp 101 Miliar, Lebih Banyak Dari Presiden Jokowi?
-
Harta Kekayaan Rosan Roeslani yang Kini jadi Wamen BUMN, Konon Tembus Rp6,7 Triliun
-
Harta Wah Menkominfo Budi Arie, Kekayaannya Tembus Rp 101 Miliar!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus