Nama Julius Robert Oppenheimer mendadak viral setelah sutradara kenamaan Hollywood, Christopher Nolan, membuat film tentang sosok dirinya. Siapa Julius Robert Oppenheimer sebenarnya?
Buat kamu pecinta film dengan tema serius, kamu bisa menyaksikan film berjudul Oppenheimer. Saat ini, kamu sudah bisa menyaksikan film tentang Bapak Nuklir dunia ini di bioskop-bioskop kesayangan kamu di berbagai kota di Indonesia.
Sesuai dengan judulnya, film Oppenheimer sendiri menceritakan tentang kisah J. Robert Oppenheimer, seorang penemu bom atom yang menyesali temuan yang dibuatnya sampai akhir hayat.
Nama Julius Robert Oppenheimer mungkin tak terlalu populer di telinga beberapa orang, sebab namanya memang kerap dikait-kaitkan dengan kehancuran. Lalu siapa sebenarnya Julius Robert Oppenheimer?
Mengenal Siapa Julius Robert Oppenheimer
J. Robert Oppenheimer adalah seorang fisikawan teoretis Amerika. Dia adalah penanggung jawab proyek Manhattan selama Perang Dunia II.
Dalam proyek Manhattan, Oppenheimer adalah direktur Laboratorium Los Alamos dan bertanggung jawab atas penelitian dan desain bom atom. Itulah mengapa dia sering dikenal sebagai "bapak bom atom".
Pada saat Proyek Manhattan diluncurkan pada musim gugur 1942, Oppenheimer sudah dianggap sebagai fisikawan teoretis yang luar biasa dan telah sangat terlibat dalam mengeksplorasi kemungkinan bom atom.
Sepanjang tahun sebelumnya dia telah melakukan penelitian tentang neutron cepat, menghitung berapa banyak bahan yang mungkin dibutuhkan untuk sebuah bom dan seberapa efisiennya.
Baca Juga: Sinopsis Film Oppenheimer: Kisah Epik Seorang Ilmuwan Penemu Bom Atom
Yang menarik dari Oppenheimer
Meski dikenal sebagai penemu nuklir, namun Oppenheimer selalu merasa bersalah atas temuannya tersebut. Ia menyadari bahwa temuannya akan menjadi alasan dunia hancur di masa depan.
Dan benar saja, saat ini Rusia dan AS sebagai dua negara besar dunia tengah saling ancam akan memulai perang nuklir yang tentu akan sangat merusak ekosistem dan tatanan hidup di dunia.
Selain itu, Oppenheimer juga dikenal sebagai pecinta filsafat India. Dalam beberapa wawancara, Oppenheimer selalu mengulang-ulang salah satu kutipan dari kitab Bhagavad Gita.
“Aku menjadi kematian, perusak dunia,” dengan Oppenheimer.
Tidak tahu apa maksud Oppenheimer atas kutipan tersebut, yang jelas dia mencoba menjalani dharmanya meski sebagai penemu bahan yang akan digunakan untuk merusak dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Mahalini Pakai Kebaya saat Lebaran Tuai Pro Kontra, Sang Desainer Ungkap Inspirasinya
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Annyeonghaseyo! Korea Gratiskan Visa Liburan WNI, Syaratnya Cuma Gak Boleh Pergi Sendiri
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo